05 Agu 2017 12:17

Ratusan TKA Conch Terancam Dideportasi

MyPassion
Ilustrasi

LOLAK—Ratusan tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di PT Conch North Sulawesi Cement terancam dideportasi. Hal ini menyusul terungkapnya sejumlah keganjalan data jumlah TKA. PT Conch disinyalir telah mempekerjakan ratusan tenaga kerja asal Tiongkok secara ilegal.

 

Ketua panitia khusus PT Conch DPRD Bolmong Yusra Alhabsy mengungkapkan, harus ada langkah tegas bila terbukti PT Conch mempekerjakan TKA ilegal. "Ini akan jadi preseden buruk bagi iklim investasi. Nanti investor yang lain akan seenaknya seperti mereka," ujarnya. Dilanjutkan, negara ini memiliki aturan yang mungkin berbeda dengan di negara asal PT Conch. “Jadi harus ikut dan patuhi aturan di Indonesia," tutur dia.

Terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Kotamobagu Jhoni Rumagit mengatakan, atas permintaan pansus pihaknya merilis jumlah Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja di perusahaan yang sedang bermasalah dengan Pemkab Bolmong tersebut. Data di imigrasi, 550 WNA tercatat bekerja di PT CNSC. Dari jumlah itu, 68 di antaranya ternyata belum memiliki dokumen lengkap atau masih illegal. Karena itu dalam waktu dekat imigrasi akan melakukan operasi penanganan WNA di situ yang dianggap ilegal. “Masalah izin tinggal yang belum lengkap. Ada juga dokumen lain yang masih kami minta tetapi sampai sekarang belum dimasukkan,” jelasnya.

Rumagit menegaskan, WNA di perusahaan semen asal China itu harus bisa menunjukkan semua dokumen yang dibutuhkan pihak keimigrasian. “Jika kedapatan ada TKA yang tidak memiliki dokumen atau hanya memiliki paspor wisata kemudian bekerja di PT Conch, maka kita akan ambil langkah hukum yakni dideportasi ke negara asalnya dan masuk black list," tegasnya.(cw-04/gnr)

Kirim Komentar