28 Jul 2017 12:19

Tamu TIFF Pilih Nginap di Manado

MyPassion

TOMOHON— Infrastruktur pariwisata di Kota Tomohon masih jauh dari harapan. Khususnya dunia perhotelan. Semua hotel masih belum disertifikasi. Tercatat, ada 29 jumlah hotel, villa, penginapan, dan sejenisnya (lihat grafis, red). Kondisi ini mengancam tamu Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2017 yang akan memilih menginap di Kota Manado. “Setiap iven TIFF kami sering menginap di Manado, untuk keamanan dan kenyamanan,” beber sejumlah wisatawan.

 

Pengamat Pariwisata Jelly Walansendow SE SST Par MSi mengungkapkan, namanya usaha, kayak di sekolah, atau kuliah, harus dapat ijazah. Supaya memenuhi standar yang sudah ditetapkan. “Itu bukan ditentukan badan asosiasi  perhotelan. Tapi, lembaga sertifikasi. Selain itu, lembaga sertifikasinya harus terakreditasi,” ujar Dekan yang juga dosen Fakultas Pariwisata Unika Della Salle ini.

Baiknya, lanjut Walansendow, semua usaha pariwisata harus disertifikasi. “Bukan hanya hotel, tapi juga restoran, spa, resort, semua harus disertifikasi. Semua itu, ada 15 jenis usaha pariwisata, harus disertifikasi,” urainya.

Terkait pariwisata, lanjut Walasendow, wisatawan datang dan berharap mendapatkan tempat nyaman. “Jika disertifikasi, akan dinilai poin-poin seperti itu. Jadi, memang bisa dibilang sah dan punya kekuatan hukum yang jelas,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Tomohon Masna Pioh SSos menegaskan, yang penting sesuai aturan. Apakah butuh sertifikasi ataupun tidak. “Tentu mendirikan hotel ada syaratnya. Pengelolaannya juga ada ketentuan,” kata Pioh.

Di Tomohon sendiri, Pioh mengungkapkan, telah berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tomohon, untuk menyukseskan TIFF. “Iya, sudah dikondisikan dengan PHRI Tomohon,” ungkap Pioh.

Di lain pihak, wisatawan Prancis, Stefanie mengungkapkan, pelayanan dan suasana hotel baik. Namun dikeluhkannya soal harga. “The Hotel in here is nice. But, it’s a bit expensive compares to other city (Hotel di sini bagus. Tapi sedikit  mahal dibandingkan kota lain, red),” ungkap Stefanie sembari tertawa bersama dua anaknya Philippe dan Jean, saat jalan sore, kemarin.

Manager Jhoanie Hotel Santi Kaeng menegaskan pengunjung hotel sudah ramai. Pelanggan domestik juga mancanegara. “Ramai. Tentu ini membuktikan hotel serta pelayanan yang baik,” kunci Kaeng. (ctr-25/vip)

Kirim Komentar