22 Jul 2017 12:02

Sedot 1,8 M, Jembatan Kayawu Bantu Petani Aren

MyPassion
BANTU WARGA: Pembangunan proyek Jembatan Kayawu Kelurahan Kayawu, Kamis (20/7), kemarin.

TOMOHON—Warga Kelurahan Kayawu Kecamatan Tomohon Utara patut bergembira. Pasalnya, beberapa bulan ke depan Jembatan Kayawu akan selesai dibangun. Proyek pemerintah kota melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bakal rampung Oktober nanti.

Kepala Dinas PUPR Joice Taroreh ST MSi mengungkapkan, jembatan tersebut adalah proyek pembangunan pemerintah dalam menunjang aktivitas warga. Terlebih, jembatan itu merupakan akses para petani menuju ke areal pertanian. “Ini semua untuk warga Tomohon, khususnya di Kelurahan Kayawu,” ungkap Taroreh.

Kepala Pekerja Jembatan Kayawu Michael Sirang mengungkapkan, pekerjaan akan selesai beberapa bulan depan. “Selain jembatan, ada juga pembuatan Bonjong di sekitar jembatan,” ujar Sirang.

Warga Kayawu Soni Tumipa mengatakan, akses menuju ke area pertanian sangat berperan penting bagi warga setempat. “Itu merupakan satu-satunya jalan menuju perkebunan gula aren. Jika sudah jadi, warga disini sangat terbantukan," beber Tumipa.

Lanjutnya, sebagian besar warga Kayawu berprofesi sebagai petani. “Disini sekitar 80 % petani. Hanya sedikit yang pengusaha dan pegawai kantoran,” katanya.

Dia menambahkan, mayoritas adalah petani gula aren. Sebab, Kayawu merupakan salah satu penghasil gula aren terbesar di Tomohon. “Disini banyak petani gula aren. Dan kebunnya lewat jalan itu. Pendapatan dari semua petani itu sangat besar dalam bertani gula aren. Rp 25 juta itu sedikit kalau hasil gula aren dari Kayawu ini,” urainya.

Diketahui, dana pembangunan Jembatan Kayawu bersumber APBD Tomohon. Dengan nilai kontrak sebesar Rp 1,889 M dan waktu pelaksanaan 210 hari per 16 Maret 2017. (ctr-25/vip)

Kirim Komentar