19 Jul 2017 10:00

Pemasok Narkoba Pretty Buron, Anak Jeremy Tersangka

MyPassion

JAKARTA—Nama Pretty Asmara bakal mewarnai layar kaca untuk waktu yang tidak ditentukan. Sebab, artis yang dikenal bertubuh "super" itu diduga menjadi pemasok narkotika jenis sabu-sabu (SS), ekstasi, dan happy5 kepada beberapa artis. 

Wajah Pretty tampak tertunduk lemas di Mapolda Metro Jaya, kemarin. Tidak banyak kalimat yang keluar dari dirinya. "Saya dijebak Alvin. Alvin menjebak saya," kata dengan suara parau dan putus-putus. 

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombespol Nico Afinta mengungkapkan bahwa pihaknya masih mengejar pemasok narkotika kepada Pretty. "Pretty mengaku mendapat narkotika dari Alvin. Kami masih dalami dan kejar," terang Nico di main hall, Mapolda Metro Jaya, kemarin. Hingga kemarin, puluhan anggota telah disebar di banyak titik. 

Nico mengklaim, pihaknya telah mendapat informasi keberadaan Alvin. Sayang, mantan Wadirkrimum Polda Metro Jaya itu enggan menyebutkan lokasi tersebut lebih detail. Dia khawatir jika Alvin bakal kabur lebih jauh. "Kami sebar anggota di seluruh Jabodetabek dan luar," tambahnya. 

Polisi  tidak hanya menciduk Pretty di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu dini hari (16/7). Ada delapan teman Pretty yang lain. Total ada sembilan orang. Namun, polisi menetapkan tujuh orang sebagai pengguna. Lalu, dua orang sebagai pemasok. "Yang pemasok, ada si Pretty dan Hamdani Vigakusumah. Nah, yang tujuh orang teman Pretty itu bilang kalau mereka mendapat narkotika dari Pretty dan Hamdani," ujar Nico. 

Koran ini mendapat identitas ketujuh teman Pretty, dan sekaligus menjadi pelanggan narkotika tersebut. Mereka yakni, Susi Susanti (pemain film), Emilia Yusuf (pedangdut), Erlin Susanti (pedangdut), Melly Abtiniangsih (pedangdut), Asri Handayani (pedangdut), Gladyssra Lestira (model), dan Daniar Widiana (penyanyi pop).

Dia membeberkan kronologi penangkapan Pretty. Kali pertama, polisi menciduk Prety dan Hamdani di lobi hotel. Saat ditangkap, keduanya tidak melakukan kegiatan, sambung Nico. 

Lalu, keduanya diminta menunjukkan lokasi yang dijadikan sebagai pesta narkotika. Ada dua lokasi yang berbeda. Pertama, di kamar 2138. Kemudian, kedua, ada di ruang karaoke hotel di Room Paris Center Stage KTV. 

"Di kamar 2138, kami menemuk SS dengan berat brutto 0,92 gram. Lantas, jika di ruang karaoke, ditemukan SS dengan berat 1,12 gram, ekstasi 23 butir, dan 48 butir Happy Five," papar Nico. 

Polisi telah mengkonfrontir Pretty dan Hamdani. Nico menyebutkan, Pretty dan Hamdany mendapat keuntungan hingga Rp 25 juta dari penjualan narkotika tersebut. "Pretty mengakunya sudah dua tahun berjualan SS, ekstasi, hingga happy5," jelas Nico. 

Dikonfirmasi di tempat yang sama, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono menuturkan, pihaknya bakal mengasasmen tujuh teman dari Pretty. Pihaknya telah mengetes urin dari ketujuhnya. "Hasil tes urinnya positif," ujar Argo. 

Pretty dan Hamdayani terancam mendekam di penjara hingga 20 tahun. Polisi menjerat keduanya dengan pasal 114 subsider 112 UU Narkotika Juncto UU Psikotropika.

Sementara itu, kabar terbaru datang dari Axel Matthew Thomas. Putra sulung Jeremy Thomas itu dikabarkan sudah resmi menjadi tersangka dalam kasus narkoba.

Padahal, selang beberapa jam, Valerie Thomas adiknya memberitahukan hasil tes narkoba yang menunjukkan negatif.

Penetapan tersangka pada Axel diumumkan langsung oleh Kepala Bidang Humas Polra Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono. “Dari perkembangan yang sudah kami dapatkan, yang bersangkutan (Axel) sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Argo di kantornya, Selasa (18/7).

Argo menjelaskan, pihaknya sudah melakukan gelar perkara Axel dan menetapkannya sebagai tersangka. Keputusan ini berdasar pada keterangan saksi serta alat bukti transfer untuk pembelian narkoba pada pengedar ekstasi.

“Axel ditangkap saat hendak pergi ke Singapura tadi pagi. Yang bersangkutan sudah di bandara sedang naik pesawat, akhirnya digiring oleh petugas Imigrasi karena ada pencekalan dari pihak kepolisian, yang bersangkutan sudah berstatus tersangka,” terangnya.(jpg/can)

Kirim Komentar