17 Jul 2017 15:24

Pasar Motongkad Mubazir

MyPassion
MEMPRIHATINKAN: Kondisi Pasar Motongkad yang tak kunjung digunakan malah sudah mulai rusak.

TUTUYAN—Bangunan pasar tradisional di Kecamatan Motongkad, Boltim mubasir. Pasalnya, bangunan pasar yang sudah selesai itu tak kunjung difungsikan.

Hal ini mendapat sorotan dari masyarakat. Salah satunya tokoh pemuda Boltim asal Motongkad, Mudrik Mamonto. "Kapan sebenarnya pasar digunakan oleh masyarakat. Padahal fasilitasnya sudah ada," tukasnya.

Menurut Mamonto, yang juga Sekretaris Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Cabang Boltim ini, akibat tidak dimanfaatkan sebagai bangunan pasar malah dijadikan tempat kumpul anak muda.

"Malam hari pasti ada sejumlah remaja atau pemuda berkumpul hingga tengah malam.  Bisa saja mereka melakukan hal melanggar norma kemasyarakatan dan agama. Ini menjadi keluhan masyarakat," tukasnya.

Dirinya menambahkan, Pemkab Boltim diharapkan segera memanfaatkan pasar tersebut. "Apalagi informasinya Pasar Motongkad masuk ranah hukum. Saya minta itu dimanfaatkan, jangan malah dibiarkan dan akhirnya terbengkalai dan mubasir,” tegas Mamonto.

Pantauan di lapangan, bangunan pasar yang terletak di ujung kampung itu kondisinya makin memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan pasar mulai rusak. Di sejumlah titik  ditemukan bungkusan Komix yang diduga diminum para remaja untuk mabuk.

Sementara itu, berdasarkan data dari LPSE Pemkab Boltim, pasar tersebut dikerjakan dengan dana APBD 2016. Anggaran proyek itu senilai Rp 2,4 Miliar. Pasar tersebut dikerjakan oleh CV Berlian.(tr-03/can)

Kirim Komentar