14 Jul 2017 07:43

Seruan Perdamaian Pelsus dan Pendeta GMIM untuk UKIT

MyPassion

MANADOPOST-Seruan perdamaian gencar digaungkan sejumlah pelayan khusus dan pendeta yang ada di aras sinode GMIM. Mulai dari Wakil Ketua Bidang Ajaran Pembinaan dan Penggembalaan Pdt Arthur Rumengan MTeol, meski enggan berkomentar banyak, ia berharap UKIT menjadi satu.

Senada Wakil Ketua BPMS Bidang Pengembangan Sumber Daya BPMS GMIM Pdt Petra Rembang berharap, duduk permasalahan UKIT bisa terselesaikan secepatnya. Dan sebagai pelayan gereja dirinya menginginkan UKIT itu bersatu. “Yang pasti intinya kita selalu berharap konflik yang terjadi di UKIT bisa segera selesai. Artinya UKIT harus jadi universitas berkualitas,” harap Rembang.

Senada Ketua P/KB Sinode GMIM Pnt Ir Stefanus Liow. Ia mengaku turut prihatin persoalan UKIT. “Ini merupakan wujud kepedulian kami bagi perguruan tinggi dan kebanggaan GMIM. Marilah kita gumuli bersama supaya persoalan UKIT segera selesai demi hormat dan kemuliaan nama Tuhan. Dan demi UKIT di dalamnya ada dosen dan mahasiswa,” harap Liow.

Ketua Komisi Pelayanan Remaja GMIM Pnt Moody Rondonuwu ikut angkat bicara. “Kami sebagai pelayan gereja pada prinsipnya tetap menggumuli agar persoalan UKIT dapat terselesaikan,” ungkap Rondonuwu. “Karena kita tahu bersama, GMIM adalah salah satu gereja terbesar di Sulut. Makanya, kita harus mempunyai jiwa besar untuk menghadapi persoalan seperti ini. Supaya secara internal bisa terselesaikan,” sambungnya.

Di tempat berbeda, Ketua BPMJ Getsemani Gangga Satu Pdt Harald Poluan STh MPdk berharap, sebagai pelayan gereja, UKIT kiranya bisa menjadi bagus dan tetap jadi kampus bersinar. “Karena jujur, kami sendiri malu. Banyak yang dirugikan apalagi anak-anak mahasiswa kita yang akan melanjutkan studi sebagai pendeta,” tambahnya. “Sekali lagi harus koreksi diri masing-masing agar UKIT cepat terselesaikan. Intinya semua ada di tangan BPMS,” tambahnya.

Ketua BPMJ Bukit Moria Rike Pdt Mellie Bokong MTh ikut menegaskan, tujuan utama dalam pelayanan gereja itu untuk saling mendoakan. “Terutama terkait masalah UKIT. Sebagai pelayan dan warga gereja, kami menginginkan UKIT itu bersatu. Dalam arti kita selalu membawa dalam doa agar persoalan bisa terselesaikan,” tutur Mellie. “Yang pasti kami hanya inginkan UKIT tetap mempunyai kesatuan demi membawa nama baik GMIM,” tandasnya.

Anggota Komisi Pelayanan Anak Sinode GMIM Pnt Piet Pusung ikut memberikan komentar. “Saya tidak mau berbicara soal permasalahannya. Saya cuma berharap semoga tidak mengurangi semangat generasi muda untuk terus belajar dan membuat perubahan,” ujar Pusung yang juga Ketua Komisi Pelayanan Anak Syalom Dendengan Dalam. “Karena tantangan masa depan menuntut daya saing generasi muda di Sulawesi Utara harus ditingkatkan,” tambahnya.(***)

Komentar
  • MyPassion

    Marnes Tenda
    14 Jul 2017 09:34

    Semoga masalah UKIT bole selesai
Kirim Komentar