20 Mei 2017 09:59

Gandeng Tokoh Agama, Lawan Paham Radikalisme

MyPassion
Tatong Bara

KOTAMOBAGU—Paham radikalisme yang ingin masuk ke Kotamobagu ditolak. Salah satu cara yang dilakukan pemerintah, yaitu menggandeng tokoh-tokoh agama untuk berdialog.

 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotamobagu Irawan Mokoginta mengatakan, pertemuan itu dilaksanakan, supaya masyarakat tidak terpengaruh dengan kelompok-kelompok yang menganut paham radikalisme. “Maka itu, peran dan keterlibatan tokoh agama sangatlah penting,” ungkapnya, Jumat (19/5) kemarin.

Jika ada kelompok radikal yang mulai muncul, dirinya mengimbau warga untuk melapor kepada pihak berwajib. “Jangan main hakim sendiri,” katanya.

Menurutnya, selain tokoh agama, seluruh kepala desa, lurah serta unsur kepemudaan juga harus berperan melawan radikalisme. Ia juga menjelaskan, isu yang berkembang di masyarakat itu bukan persoalan antar agama. Namun, persoalan karena ulah oknum-oknum tertentu dari salah satu agama. “Kami berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan dengan kabar yang ingin memecah belah persatuan,” tandasnya.

Ditambahkan Wali Kota Ir Tatong Bara, daerah ini sejak dulu sudah dikenal karena kuatnya toleransi antara kelompok, suku, ras dan golongan agama. “Saya ingin agar kerukunan dan kebersamaan selama ini, terus terjalin dan tidak ternodai oleh masalah-masalah yang mengandung unsur SARA,” kuncinya.(yan/gnr)

Kirim Komentar