08 Mei 2017 13:21

Menang Telak, Emmanuel Macron Presiden Prancis Termuda

MyPassion
Emmanuel Macron dan Brigitte Trogneux. Foto: AFP

PARIS - Pria kelahiran Amiens, Prancis 39 tahun yang lalu itu akhirnya menjadi presiden. Emmanuel Macron, menang telak atas Marine Le Pen (48 tahun) dalam pemilihan yang berlangsung Minggu (7/5).

Dengan hasil ini, Macron menjadi Presiden Prancis termuda, 'mematahkan' rekor Louis-Napoleon Bonaparte yang menjadi presiden saat usia 40 tahun.

Dalam hasil resmi perhitungan cepat yang dirilis Minggu (7/5) pukul 20.00 waktu setempat (pukul 01.00 WIB, Senin 8/5), Macron menang dua per tiga suara dan memastikan jalannya menjadi presiden.

Reuters melansir, setelah 15 menit exit polls diumumkan, Le Pen menghelat jumpa pers dan menyebutkan kalau dia sudah menelepon Macron untuk mengucapkan selamat atas kemenangannya. Macron bersama istrinya yang berusia 64 tahun, Brigitte Trogneux, beserta keluarga muncul di depan pendukungnya untuk mengucapkan terima kasih.

Mantan banker itu tampil selama sejam setelah hasil exit polls keluar dan menyebutkan kalau halaman baru dari sejarah Prancis sudah dibuka. Kemenangan Macron memang telak. Berdasar hitungan sementara, dia meraih 65,5 persen suara. Sementara Le Pen hanya 34,5 persen.

”Terima kasih temanku. Terima kasih sudah ada di sini malam ini. Kalian sudah berjuang dengan keberanian. Apa yang sudah Anda lakukan berbulan-bulan ini, mereka menyebutnya tidak akan mungkin terjadi. Namun, mereka tidak mengenal Prancis. Saya berterima kasih atas kepercayaan Anda. Terima kasih atas risiko yang sudah Anda ambil,” katanya.

Macron juga memberikan semangat untuk pendukung rivalnya Le Pen. ”Saya menghargai mereka dan saya akan melakukan apa pun selama lima tahun sehingga mereka tidak punya alasan untuk memilih ekstremis. Hari ini, hanya Prancis. Prancis bersatu," ujarnya.

Presiden terpilih Prancis itu juga menekankan kalau Eropa dan dunia sedang melihat Prancis. ”Eropa dan dunia menanti Prancis memiliki harapan baru, kemanusian, dunia yang aman, dunia yang bebas. Dunia yang lebih adil, lebih aman,” sambungnya. (reuters/bbc/cnn/tia/jpnn)

Kirim Komentar