29 Apr 2017 10:30
Pengamat: Pengawasan Orangtua Penting

Video Porno Picu Kasus Perkosaan

MyPassion
Ilustrasi

MANADO—Kaum perempuan patut waspada. Pasalnya, aksi perkosaan masih kerap mengintai. Data Polda Sulut, selang tiga tahun terakhir, Nyiur Melambai mengoleksi 95 kasus. Dengan rincian 2014; 43 kasus, 2015; 32 kasus. Yang terbaru tahun lalu, 2016 ada 20 kasus.

 

Pengamat Hukum Harly Rumagit SH MH menyebutkan, penyebab utama karena video porno dan minuman keras (miras). Sehingga, untuk menekannya, peredaran video porno dan miras harus diberantas. Di samping itu, lanjutnya, pengawasan dari orang tua juga penting. Agar anak perempuan tidak dibiarkan keluar larut malam atau sendirian.

“Karena unsur kesempatan harus antisipasi. Karena sekali pun tak ada niat, namun kejahatan tersebut akan terlaksana jika ada kesempatan,” kata Rumagit. Ditambahkannya, harus ada langkah serius dari aparat penegak hukum dan pemerintah dalam menekan kasus ini. “Kalau bisa sanksinya harus menimbulkan efek jera. Hukum berat bagi pelaku patut diberikan,” tandasnya.

Polda Sulut sendiri menjamin, penuntasan kasus perkosaan tetap menjadi target utama. “Pelaku kasus perkosaan tak akan luput dari incaran kami (polisi). Pasti kami kejar, karena perbuatan-perbuatan seperti ini sangat meresahkan,” tegas Kabid Humas Polda Kombes Pol Ibrahim Tompo.

“Penuntasannya tetap kita prioritaskan seperti penuntasan kasus-kasus lainnya,” lanjut perwira tiga melati. Dirinya tak lupa mengingatkan kaum perempuan untuk tetap hati-hati. “Iya, harus selalu waspada. Laporkan kepada pihak berwajib jika ada gerak-gerik mencurigakan dari sejumlah oknum,” pungkasnya.(gnr)

Berita Terkait
Kirim Komentar