28 Apr 2017 13:52
Tahun Depan Usulkan Tiga Warning Light

Lalu-lintas Mulai Rawan Kecelakaan

MyPassion

TONDANO – Kondisi lalu lintas di Minahasa mulai padat. Hal ini mulai menjadikan wilayah ini rawan kecelakaan. Karenanya, sejumlah upaya dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas. Salah satunya dengan pemasangan lampu  lalu lintas tanda waspada atau warning light. Dinas Perhubungan (Dishub) yang bertanggung jawab atas rambu lalu lintas pun menjelaskan,  jumlah  warning lihght bakal ditambah tiga titik. “Hal ini sesuai survei dan kemudian akan diusulkan ke Kementerian Perhubungan,” beber Kepala Dishub  Minahasa Ronny Suwarno.

Ia menjelaskan, untuk warning light  saat ini pihaknya memiliki sekira delapan titik. Yang tersebar di lokasi-lokasi rawan kecelakaan (lihat grafis, red). Ia mejelaskan, kedelapan warning light ini merupakan sarana lalu lintas milik pemerintah pusat. “Berhubung jalan yang dipasang warning light adalah jalan nasional maka itu adalah tanggung jawab pemerintah pusat,” tukasnya.

Sementara Kepala Bidang Prasarana Perhubungan Kondang Sri saat ditemui menambahkan,  untuk pengadaan warning light, pihak Dishub Minahasa hanya sebatas memberi usulan. “Kita sebagai pemilik wilayah hanya mengusulkan lokasi. Pemasangan dan anggaran nanti dari Kementerian,” kata Sri. Untuk tahun ini, lanjutnya, pihaknya melakukan pengusulan sebanyak tiga titik. “Tahun ini ada tiga titik yang diusulkan untuk dipasang warning light. Di perempatan Indomaret dan pertigaan Luaan, serta di persimpangan Kampung Jawa menuju Tonsesa,” sebut Sri.

Pengusulan ini, katanya, akan dimasukan untuk tahun anggaran 2018. “Jadi realisasinya tahun depan. Nanti dari Kementerian juga akan melakukan survei di lokasi yang kita usulkan,” katanya “Jika sesuai dengan persyaratan maka akan dianggarkan tahun ini dan akan dipasang tahun depan,” jelas Sri. Warning light sendiri adalah lampu lalu lintas untuk kondisi hati-hati yang hanya mengandung satu unsur warna kuning yang berkedip. (fgn)

Kirim Komentar