17 Apr 2017 12:30

Terancam Punah, Ayo Peduli dan Lestarikan Yaki

MyPassion
Khouni Lomban-Rawung

BITUNG—Masyarakat diajak peduli kelangsungan hidup dan kelestarian Yaki (macaca nigra). Hal tersebut diungkapkan Ketua TP PKK Bitung Khouni Lomban-Rawung.

Menurut Rawung, karena populasi monyet hitam endemik Sulawesi ini sangat memprihatinkan. Saat ini diperkirakan jumlahnya hanya tinggal dua ribuan saja, dan terus menurun.

“Menurut data dari IUCN, Yaki kini sudah masuk dalam kategori critically endangered atau terancam punah. Selain karena habitatnya terus menyempit, perburuan untuk dijadikan peliharaan atau dimakan adalah penyebab menurunnya jumlah Yaki di Sulut,” katanya, saat merayakan Hari Ulang Tahun ke-53, Jumat (14/4).

Menurut Rawung, Yaki sangat penting untuk menjaga hutan. Juga sebagai spesies kunci dalam konservasi alam. “Hutan Tangkoko merupakan base aman terakhir untuk Yaki hidup dan berkembang secara alami. Maka saya sebagai duta Yaki, mengajak kita semua untuk mendukung gerakan selamatkan Yaki. Yaki bukan peliharaan, Yaki bukan Makanan. Kita jaga semua untuk anak cucu kita,” pinta Rawung.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kelestarian Yaki, Rawung juga mengajak para netizen untuk bergabung dalam group facebook Bitung ‘Yaki Ambassador-Torang Bangga Jadi Duta Yaki’. “Itu sebagai wadah untuk bertukar pikiran, membahas program kegiatan dalam menjaga dan melestarikan Yaki,” tandasnya.(jes/can)

Kirim Komentar