07 Apr 2017 12:57

Tak Ada Akses Jalan dan Listrik

MyPassion
HARUS DIBENAHI: Kondisi jalan darurat menuju SMK Negeri 6 Bitung memprihatinkan. Butuh perhatian Pemkot dan Pemprov. Foto: Jesika Tambajong/MP

BITUNG—SMK Negeri 6 Bitung minim fasilitas. Pasalnya akses jalan sajak tak jelas. Bahkan selam sekolah dibangun belum dialiri listrik hingga sekarang.

 

"Terkait jalan, sudah beberapa kali tamu atau orangtua siswa yang hendak ke sekolah terpaksa balik kanan karena jalannya rusak," ujar Kepala SMKN 6 Bitung Willy Kojongian.

Lanjutnya, status jalan menuju SMKN 6 hingga sekarang juga sebenarnya tidak ada. Karena pemilik lahan belum menghibahkan sebagian tanah untuk digunakan sebagai jalan. "Jarak sekolah dari jalan aspal sekira 500 meter. Pemilik belum mau menghibahkan tanahnya dipakai sebagai jalan. Sekarang ini, jika jalan disebelah dipalang pemilik, siswa harus memutar," keluhnya, sembari berharap adanya bantuan dari Pemkot dan Pemprov.  Menurutnya, sudah pernah diadakan pertemuan dengan pemilik tanah, namun menemui jalan buntuh.

Disentil soal jaringan listrik, Kojongian mengaku, sudah berulang kali mengajukan permohonan ke PLN namun belum ada kejelasan. "Karena listrik belum ada, terpaksa siswa hanya bisa mengikuti Ujian Nasional Pensil Kertas atau UNPK," sesalnya.

Camat Matuari Steven Prok mengaku, beberapa waktu lalu pihaknya berusaha menemui pemilik lahan di Manado namun juga belum menemui titik temu. "Kita sudah beberapa kali sebenarnya ketemu dengan pemilik lahan ini. Namun beliau masih enggan melepas tanahnya untuk dibuat jalan. Padahal, dengan adanya jalan maka otomatis harga tanahnya ikut naik," katanya.

Sementara, Manager PLN Rayon Bitung Zaikal Raiful mengatakan, jaringan listrik melalui tiang memang belum dipasang di daerah tersebut. Sebab lokasi SMKN 6 jauh dari kompleks perumahan. " Kita berharap dalam waktu dekat ada jaringan, sehingga kabel bisa ditarik ke sana," jelasnya.

Tiang listrik paling dekat, ditambahkannya, ada di Pesantren Arafah yang jaraknya sekira 1 km dari lokasi sekolah. Sehingga pihaknya kesulitan menarik kabel. "Dalam waktu dekat, kita juga akan mengajukan anggaran untuk pemasangan tiang," tandasnya. (jes/can)

Kirim Komentar