20 Mar 2017 13:27

Cuaca Ekstrem, Perahu Jadi Tempat Jemuran

MyPassion
ALIH FUNGSI: Nelayan Kema terpaksa harus mencari pekerjaan lain, bahkan perahu mereka untuk sementara jadi tempat jemuran pakaian di pingggir pantai. Foto: Rianthy Kalalo/MP

KEMA-- Warga Kecamatan Kema khususnya yang berprofesi sebagai nelayan, mengaku saat ini mereka belum bisa melaut karena cuaca ekstrem. Akibatnya, untuk sementara waktu, nelayan beralih profesi demi menghidupkan keluarga mereka.
Tak hanya nelayan, perahu pun beralih profesi. Saat diparkir di pinggiran pantai, perahu jadi tempat jemuran pakaian.
Salman salah satu nelayan Kema mengaku dirinya sudah beberapa bulan beralih profesi sebagai tukang. "Sejak cuaca ektrem beberapa bulan terakhir ini, apalagi sudah beberapa nelayan yang menjadi korban, saya terpaksa parkir perahu dan menjadi kenek bangunan," tukasnya.
Mudah-mudahan, kata Salman dalam waktu dekat cuaca akan kembali normal dan dirinya bersama nelayan bisa kembali melaut.
Terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ir Sandra Tairas mengatakan, pihaknya memang melarang nelayan untuk melaut karena cuaca ekstrem. “Hal ini menghindari korban akibat cuaca ekstrem,” katanya. Ditambahkan Tairas, selain melarang nelayan melaut, pihaknya juga terus mensosialisasikan untuk nelayan agar bisa multifungsi untuk membudidayakan ikan air tawar.(ria

Kirim Komentar