17 Feb 2017 13:12

Seleksi Sekkab Pekan Depan, Ini Persyaratannya

MyPassion

MANADOPOST—Sempat tertunda, pelaksanaan tahapan seleksi sekretaris kabupaten (sekkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) bisa digelar mulai pekan depan. Hal itu menyusul terbitnya rekomendasi Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) RI, yang menyetujui permohonan pelaksanaan seleksi pejabat tinggi pratama Pemkab Bolmong.

Bupati Bolmong Nixon Watung menyebutkan bakal memberikan rekomendasi kepada para pejabat potensial. Meski mekanisme pemberian rekomendasi masih dibahas. “Kita bersyukur akhirnya KASN menyetujui permohonan kita, menindaklanjuti surat mendagri. Dengan begini proses seleksi dapat segera dilaksanakan,” ungkapnya, kemarin.

Lanjutnya, dirinya tak akan menunda tahapan seleksi. Bagi mantan Kaban Perbatasan Sulut itu, semakin cepat semakin baik. “Yang pasti persyaratan sudah ada. Semua yang memenuhi persyaratan berpeluang terpilih,” bebernya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Karir Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bolmong Aldy Pudul mengatakan, pelaksanaan seleksi tinggal menunggu persetujuan bupati. Katanya, bila telah ditandatangani, tahapan sosialisasi bisa dimulai awal pekan depan. “Proses sosialisasi sudah sekaligus masa waktu pendaftaran bagi pejabat yang memenuhi syarat. Itu waktunya 14 hari sejak dimulainya masa sosialisasi,” terangnya saat dikonfirmasi.

Lanjutnya, Kandoli Mokodongan, anggota pansel dari unsur tokoh masyarakat didapuk sebagai ketua. Sementara dari unsur akademisi Ridwan Lasabuda menjadi sekretaris pansel. Keduanya dibantu tiga anggota, yakni Kaban BKD Sulut Femmy Suluh, Kepala BPKP Sihar Panjaitan dan Kakanreg BKN English Nainggolan.

Selain itu, dirinci Pudul, batas usia peserta paling tinggi maksimal 57 tahun serta pangkat paling rendah 4C (lihat grafis, red). “Ada beberapa teknis yang masih dibahas. Tapi aturan dasar inilah yang wajib dipenuhi pejabat yang berkenan mengikuti seleksi,” tuturnya.

Terpisah, Kaban BKD Femmy Suluh mengatakan, proses seleksi sama dengan tahapan di beberapa kabupaten dan kota yang telah lebih dulu melaksanakan. “Yakni assessment, psikotes, wawancara dengan asesor dan lainnya,” tukas Suluh.(cw-04/gnr)

Kirim Komentar