16 Feb 2017 13:50

Bus Pariwisata Sempat Terjebak Longsor Dijalur Rurukan-Tondano

MyPassion
WASPADA: Wilayah pegunungan Rurukan terkena longsor dan menutup akses jalan Rurukan-Tondano. Foto: Wailan/MP

TOMOHON—Angin kencang disertai hujan yang melanda Kota Tomohon, memakan korban. Wilayah pegunungan Rurukan terkena longsor. Akibatnya, akses jalan Rurukan-Tondano tertutup sehingga bus pariwisata dan satu mobil pribadi terjebak dan pohon tumbang. Longsor yang terjadi Senin (13/2) sekira pukul 18.50 Wita tersebut menutup akses jalan alternatif.

Hingga Rabu (15/2) kemarin, jalanan masih tertutup namun kendaraan yang terjebak sudah bisa keluar. Dua lokasi longsor yang berdekatan, membuat dua kendaraan ini harus menginap di jalan selama 24 jam. Beruntung para penumpang berhasil dievakuasi, beberapa menit setelah terjadi longsor.

Menurut pengakuan warga setempat, longsor pertama terjadi di dekat wilayah perbatasan Tomohon-Minahasa. "Sebenarnya di ujung kampung telah dipasang tanda larangan, namun bus dan kendaraan di belakangnya menerobos, saat sudah terhalangi timbul longsor dan pohon tumbang berikutnya yang mengakibatkan mereka terjebak," ujar Alvan, seorang warga yang membantu mengevakuasi sisa material longsor. Para penumpang akhirnya turun dan melintasi jalan alternatif menuju puncak, dan dijemput kendaraan pariwisata lainnya.

Linmas Rurukan Satu berkoordinasi dengan aparat TNI/Polri ikut membantu menunjukkan jalan yang bisa dilalui. Sebenarnya kendaraan bisa melintasi jalan alternatif tersebut, namun karena ruas jalan sempit, bus sulit untuk melintas. Akhirnya harus parkir di jalanan, menunggu hingga akses jalan bisa terbuka.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Tomohon, Drs Robby Kalangi membenarkan hal tersebut. "Bus nanti keluar sekira pukul 19.10 Wita pada Selasa (14/2). Hingga saat ini kita masih berupaya membuka akses jalan karena selain longsor terdapat juga tumpukan pohon bambu besar yang harus dipotong terlebih dahulu baru dipindahkan," jelas Kalangi didampingi perwakilan Balai Jalan Wilayah XV yang mengendarai alat berat membantu penanggulangan.

Danramil Tomohon Kapt Inf Feky Welang menegaskan koordinasi antar lini menangani masalah ini sudah baik, lewat BPBD, Satpol PP, pemerintah setempat, TNI/Polri dan masyarakat. "Respon cepat warga untuk menghubungi kami sangat membantu sehingga stakeholder terkait bisa segera turun," tutur Welang. Informasi terakhir yang dihimpun koran ini, salah satu longsor masih menghalangi akses jalan sehingga belum bisa dilalui. Alat berat dan personel Tni/Polri ikut membantu BPBD, Balai Jalan dan Satpol PP yang sedang berupaya menanganinya. (cw-06/vip)

Kirim Komentar