14 Feb 2017 09:56
Penanaman Modal Ditargetkan 3 T

Menteri Perindustrian Ungkap Minat AS Investasi KEK

MyPassion

MANADO—Realisasi penerimaan modal dan investasi di Sulut pada 2016 terbilang sukses besar. Gubernur Olly Dondokambey SE (OD) dalam laporannya kepada rakyat, pasca 1 tahun kepemimpinan bersama Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (SK), menyebut angka Rp 9,6 triliun masuk ke daerah ini. Dan Penanaman Modal Asing (PMA) mendominasi dengan angka Rp 9 triliun, sumbangsih dari 145 perusahaan. Sementara itu, Penanaman Modal Dalam Negeri sebesar Rp 599 miliar. Di sektor ini, OD-SK mencatatkan perolehan hingga 467,71 persen.

Memenuhi target pada 2017, Sulut harus memanfaatkan sebuah peluang besar. Menurut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Amerika Serikat (AS) menyatakan minatnya untuk berinvestasi di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Indonesia. “Namun para pengusaha asal Negeri Paman Sam tersebut masih akan mempertimbangkan lokasi KEK dan investasi yang akan ditanamkannya,” kata Airlangga usai bertemu Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph Donovan, di Kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jakarta.

“AS tertarik pada pengembangan kawasan. Sehingga mungkin perlu diskusi dengan American Chamber mengenai pengembangan KEK. Supaya mereka bisa melihat apa yang bisa diinvestasikan di Indonesia," ujar Airlangga.

Airlangga menyatakan, ada sejumlah sektor yang memiliki potensi besar bagi AS untuk menanamkan investasinya di Indonesia. Antara lain, di sektor minyak dan gas (migas), mineral, pembangkit listrik, dan lainnya. Selama ini banyak perusahaan AS yang berinvestasi di sektor tersebut.

“Kerja sama produk shoes (sepatu) yaitu Nike. Karena Indonesia salah satu produsen yang besar. Itu sebagai model. Kemudian telekomunikasi, mereka berkepentingan di sana," jelas dia.

12
Kirim Komentar