13 Feb 2017 14:28

Trump Targetkan Deportasi 3 Juta Imigran Ilegal

MyPassion
Donald Trump. Foto: AFP

WASHINGTON – Setelah kebijakan imigrasinya terhadap tujuh negara berpenduduk mayoritas muslim dijegal pengadilan, kini Presiden AS Donald Trump mulai merealisasikan perintah eksekutifnya lain. Yaitu, mengatasi imigran ilegal. Sepanjang pekan ini, sudah ada ratusan imigran ditahan. Petugas berpedoman pada perintah eksekutif yang ditandatangani presiden ke-45 AS tersebut, akhir bulan lalu. 

Trump berjanji mendeportasi 3 juta imigran yang tidak memiliki dokumen. Target utamanya, mereka yang punya catatan kriminal. Para pakar menganggap angka yang ditetapkan presiden 70 tahun tersebut ngawur. Mereka menantang Trump untuk membuktikan, jika memang ada 3 juta imigran tak berdokumen yang melakukan tindak kriminal. Namun, sejauh ini tidak ada klarifikasi Gedung Putih.

Beberapa hari terakhir petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) terus menggerebek rumah-rumah, perkantoran, dan berbagai tempat yang disinyalir ada imigran gelapnya. Sejauh ini petugas ICE telah melakukan aksinya di Atlanta, Chicago, New York, Los Angeles, Georgia, North Carolina, serta South Carolina. Rencananya, penangkapan imigran ilegal tersebut digelar di seluruh negara bagian.

Kebijakan itu tentu saja langsung menuai kritik. Utamanya dari legislator oposisi, yaitu Demokrat. “Tujuan kebijakan seperti itu adalah menanamkan rasa takut kepada komunitas imigran, menakut-nakuti keluarga dan anak-anak, serta mendorong imigran bersembunyi,” kritik legislator Partai Demokrat dari Illinois Luis Gutierrez.

123
Kirim Komentar