13 Feb 2017 13:00

Perdana!!! Cap Go Meh Digelar di Kotamobagu

MyPassion
SEMARAK: Ribuan penontin memadati pusat kota saat Cag Go Meh lewat. Foto: Novianti Kansil/MP

MANADOPOST - Festival karnaval budaya dan perayaan Cap Go Meh yang pertama kali digelar di Kota Kotamobagu berlangsung meriah, Sabtu (11/2). Pantauan koran ini, sebelum acara dimulai pada pukul 14.00 wita, warga Kotamobagu dan Bolmong Raya sudah memadati sepanjang pusat perbelanjaan di Jalan Kartini, untuk menyaksikan langsung festival budaya tersebut.

Tak hanya budaya Tiong Hoa, seperti atraksi barongsai, ornamen naga dan Dewi Kwan Im, atraksi Incek Pia dan atraksi naga, tetapi budaya Mongondow juga turut diikut sertakan, mulai dari musik bambu, tarian Kabela, Tuitan, Mosali, sampai tarian khas Bali, sampai Masamper dari Sanger serta Tari Kuda Kepang dari Jawa.

Usai melepas secara resmi pawai karnaval budaya dan menyaksikan seluruh penampilan dari peserta karnaval, Walikota Tatong Bara turun dari panggung kehormatan dan berjalan bersama warga, mengikuti para peserta karnaval dari belakang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kotamobagu Bambang Ginoga mengaku bersyukur atas suksesnya acara tesebut. "Festival Cap Go Meh dan Karnaval Budaya ini jadi objek wisata warga di Kota Kotamobagu. Ini harus kita apresiasi bersama,” ujar Ginoga.

Sementara, Wali Kota Kotamobagu  Ir Hj Tatong Bara mengatakan,  perayaan Cap Go Meh ini menjadi momentum persatuan umat beragama di Kotamobagu. "Ini merupakan momen yang tepat untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan transformasi diri, menuju kebijaksanaan kepekaan social dan kuliaan.” kata walikota, dalam sambutannya.

Ia berharap, dengan kegiatan ini akan lebih mempererat ikatan tali persaudaraan antar umat beragama. Sekaligus bisa memberi dampak positif bagi kemajuan daerah dan masyarakat di daerah ini. "Saya atas nama pribadi, Pemerintah Kota Kotamobagu, serta seluruh element masyarakat Kota Kotamobagu, menyampaikan Selamat Tahun Baru Imlek 2568, kepada saudara-saudara ku yang merayakan, semoga diberi kebahagiaan, kesejhateraan dan keberuntungan.” ucapnya.

Ditambahkannya, dengan momentum tahun baru imlek 2568 tahun 2017 ini, semua juga harus dapat membangun kebersamaan, menjalin kesetiakawanan dan menumbuhkan kepeduliaan antara sesama warga Kota Kotamobagu. "Tema diatas mengingatkan kembali pada kita semua, tentang betapa pentingnya hidup rukun dan bersatu. Kita semua harus dapat memaknai perbedaan, sebagai anugerah Tuhan yang harus senantiasa kita jaga dan pelihara," tutupnya. (yan/fgn)

Kirim Komentar