12 Feb 2017 16:42
4.510 Warga diungsikan

Banjir Bandang dan Tanah Longsor Terjang Bitung

MyPassion
Banjir yang melanda kota Bitung, tepatnya di Pulau Lembeh kelurahan mawali. Foto: Delfi

BITUNG - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Bitung sejak Minggu (12/2) dini hari membuat sejumlah daerah terkena banjir bandang dan tanah longsor. Dari pantauan Minggu (12/2) lokasi terparah terdapat di Kelurahan Winenet, Aertembaga, Pateten, Tandurusa, Pulau Lembeh di Kelurahan Mawali dan Pintu Kota.

Sementara akses jalan di kecamatan Lembeh Utara tertutup akibat longsor besar di beberapa titik jalan dengan medan sulit dijangkau oleh alat berat. Warga pun terpaksa mengungsi kepada tetangga rumah berlantai dua sedangkan harta benda sebagian besar belum terselamatkan.

Tonny Yunus Warga Winenet mengungkapkan bahwa kejadian seperti ini pernah dialami pada tahun 1989 silam. "Saya berharap banjir tidak separah waktu itu. Karena air merendam tidak hanya dipemukiman, namun masuk hingga ke area pekuburan warga," ujar Tonny.

Ia juga menyayangkan respon dari petugas yang terbatas dan tidak mampu mengevakuasi titik-titik banjir dan longsor diberbagai penjuru. "Kemungkinan karena hampir seluuh daerah terendam banjir," singkatnya.

Wakil Walikota Bitung Maurits Mantiri mengimbau masyarakat waspada dan meminta bantuan.Seluruh warga kota membantu petugas dalam meminimalisir terjadinya bencana susulan. "Ini perlu kerjasama dengan semua pihak, agar dapat berkoordinasi dan saling bahu membahu," tutupnya.(cw-01)

Kirim Komentar