11 Feb 2017 08:37

Perkenalkan Inilah Enam Tang Sen yang Direstui Ikut Cap Go Meh

MyPassion

MANADO- Atraksi Tang Sen tak sabar dinantikan warga Manado. Perayaan Cap Go Meh akan dimeriahkan demonstrasi Tang Sen handal, yang akan mengitari ruas jalan DI Panjaitan, seputaran Kelurahan Calaca, hari ini. Start dan finish di Klenteng Kwan Kong. Enam Tang Sen yang direstui dewa ini, sudah menyatakan kesiapannya. Mereka pun bangga terpilih dalam prosesi Cap Go Meh. Pertama, Vong Kim Sian. Pria kelahiran Manado 16 April 1972, merupakan seorang seniman di Kampung Cina. Sejak tahun 1990, sudah menjadi Tang Sen di Klenteng Kwan Kong

. Tak terasa kini sudah 27 tahun. Baginya menjadi seorang Tang Sen berarti mengabdi terhadap agama, yang memotivasinya sampai saat ini. ”Menjadi Tang Sen juga merupakan jaminan kehidupan. Meski seringkali kaget ketika bertemu dengan orang yang memanggil saya ence pia, namun saya merasa senang karena lebih dikenal masyarakat Manado,” tutur Sian.

Senada, Herry Wahani. Seorang pria bertubuh tinggi dan kekar. Dirinya tak pernah menyangka dipilih menjadi Tang Sen. Sejak tahun 2013, lelaki  kelahiran Manado, 10 November 1979 itu telah menjalankan tugasnya. “Awalnya rasa tidak mampu. Beban seorang Tang Sen itu tak sedikit. Banyak cobaannya. Tapi cobaan itulah yang melatih diri kita,” ungkap Wahani.

Kini sarjana yang berprofesi sebagai wiraswasta itu, menerima dan menjalankan kepercayaan dengan sepenuh hati. Wailan Kombaitan pun sependapat. Menjadi Tang Sen sejak 2011, dirinya tak pernah mengeluh dalam mengemban tugasnya.

“Saya senang bisa membantu umat,” ungkap Kombaitan sambil tersenyum simpul. Kini, pria kelahiran Minahasa, 5 November 1988 itu, menjadi Tang Sen di Klenteng Hok Tek Cin Sien. “Sudah sering melihat keadaan ayah saat jadi Tang Sen dulu,” katanya. Olehnya, meskipun dirinya berprofesi sebagai wiraswasta tak pernah menjadi halangan dalam menjalankan tugas agamanya. “Yang paling utama tetap jaga hati dan emosi,” tandasnya.

12
Kirim Komentar