11 Feb 2017 09:40

Kompetisi Peradilan Hentak Sulut, 13 Universitas Kumpul di Manado

MyPassion
SELAMAT BERTANDING: Piala MA yang akan diperebutkan belasan delegasi dari sejumlah kampus terbaik di Indonesia. Para delegasi juga foto bersama dengan undangan. Foto: Heidy Manangkalangi/MP

MANADO—National Moot Court Competition Asian Law Student’s Association (ALSA) National chapter Indonesia, memperebutkan piala Mahkamah Agung (MA) ke-20 resmi dibuka, Jumat (10/2) kemarin. Diketahui, tahun ini kompetisi peradilan semu antar kampus-kampus hukum terbaik se Indonesia itu, tuan rumahnya Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Delegasinya dari Universitas Indonesia, Universitas Sriwijaya Palembang, Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Universitas Hasanuddin Makassar, Universitas Jember, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Padjadjaran Bandung, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Jendral Soedirman Purwokerto, Universitas Udayana Bali, Universitas Tarumanagara Jakarta Barat, dan Universitas Andalas Padang Sumatera Barat.

Opening ceremony berlangsung di rektorat Unsrat mulai pukul 13.30 Wita. Dihadiri langsung belasan delegasi. Tahun ini, tema atau materi yang dilombakan tentang ‘Pidana Narkotika’. “Seperti diketahui narkotika adalah bahan berbahaya, terutama bagi generasi muda di Indonesia yang terlalu banyak terjerumus dalam narkoba. Dan tingkat kejahatan narkotika di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan karena yang menjadi korban penyalahgunaan selalu dari generasi muda,” kata Arfen Rafael SH MH, perwakilan dari Pengadilan Tinggi Sulut.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Prof Dr Telly Sumbu SH MH berharap, para delegasi bisa berlomba dengan optimal. “Kita tunjukkan generasi muda Indonesia yang siap berkompetisi dalam dunia pendidikan,” kata Sumbu.

Opening Ceremony juga dihadiri oleh President Asian Law Student Association (ALSA) National chapter Indonesia Azman Rishad, Wakil Rektor III Unsrat Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Ir Hengki Kiroh MS, Kepala Biro Hukum Pemerintahan Provinsi Sulut Glady Kawatu SH MSi.

Ada pula dari Kejaksaan Agung yang diwakili Ricardo Sitinjak SH MH. “Kami mempersiapkan diri selama 6 bulan untuk mengikuti kompetisi ini, insyaallah kami dari delegasi Universitas Syiah Kuala siap bertanding, dan berharap menjadi pemenang dalam lomba ini,” ungkap Handayani Putri Syharil, salah seorang delegasi.(heidy/gnr)

Kirim Komentar