08 Feb 2017 09:39

Cap Tikus Bisa Jadi Oleh-oleh Khas

MyPassion

CAP tikus sebenarnya bisa lebih bernilai jika dikemas menarik. Malahan akan makin menguntungkan petani cap tikus. Misalnya dibuat sebagai wine atau arak khas Sulut. Minuman ini bisa dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan. Harganya juga bisa dibanderol tinggi. Petani akan lebih banyak untung, sementara warga yang sekeder ingin mabuk-mabukan perlu pikir dua tiga kali untuk membeli, karena mahal.

Selain itu, cap tikus dapat diolah menjadi Bioetanol atau Biofuel yang dikenal sebagai bahan bakar nabati ramah lingkungan. Bioetanol bisa menjadi sumber energi alternatif pengganti bahan bakar minyak. Dapat diolah juga menjadi ethanol industri, sebagai substitusi produk alkohol (industri farmasi) atau sebagai bahan pendukung produksi makanan dan minuman.

Sedangkan saguer —bahan mentah cap tikus— bisa dijadikan gula aren. Apalagi produksi gula aren masih kurang. Selain itu saguer dapat dimanfaatkan menjadi gula dan difermentasikan menjadi cuka.

Boleh juga rumah makan di Sulut menyediakan cap tikus sebagai minuman pembuka. Sebelum makan minum satu sloki. Ini untuk kesehatan dan membangkitkan gairah makan. Tapi cukup satu sloki.(*)

Berita Terkait
Kirim Komentar