12 Jan 2017 07:12

Saat Kapolda Irjen Pol Bambang Waskito Ngopi di Graha Pena

MyPassion
AKRAB: Kapolda Irjen Pol Bambang Waskito didampingi Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo saat mengunjungi Graha Pena. Kapolda disambut (dari kiri ke kanan) Pemred Manado Post Online Kenjiro Tanos, Pemred Posko Waldi Mokodompit, Pemred Manado Post Cesylia Saroinsong, Direktur Manado Post Marlon Sumaraw, Pemred Radar Manado Hut Kamrin, dan Pemred Kawanua TV Doni Diandon. Foto: Paul Bawole/Manado Post

Selama satu jam lebih, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs Bambang Waskito diskusi santai di Graha Pena Manado Post, kemarin (11/1). Banyak canda dan tawa mengiringi acara ngopi sore itu.

Laporan: Kenjiro Tanos

PANORAMA kota Manado yang terpampang lewat jendela Pulitzer Room lantai lima seketika mencuri perhatian Irjen Pol Drs Bambang Waskito. Sebagai orang baru di bumi Nyiur Melambai, suasana kunjungannya yang tiba-tiba ini berlangsung penuh kehangatan. Banyak cerita yang ia bagikan untuk Manado Post. Menurutnya, polisi masa kini harus humanis.

Tidak masalah baginya mengerahkan pasukan untuk membantu pemerintah melakukan bersih-bersih pantai. Berbaur dengan masyarakat membersihkan sampah yang mengotori pantai hingga ke Pulau Bunaken. Dengan begitu, pria yang hobi nyelam dan water sport ini mengatakan, polisi akan selalu mendapatkan kepercayaan dan simpati masyarakat.

Dengan pengalamannya bertugas di banyak daerah, Waskito melihat, penting adanya sistem reward and punishment. Yang berpestasi diberi apresiasi dan penghargaan. Yang berbuat salah? “Diupacarakan,” tegasnya.

Belum lama Waskito menginjakkan kaki di Sulut. 23 Desember, mantan Kappolda Jawa Barat ini landing di Manado. Mengamankan kedatangan Presiden Jokowi natalan di Sulut. Setelah diamatinya, kriminalitas yang terjadi di Sulut, terbanyak disebabkan konsumsi miras berlebihan. Cap tikus. Waskito prihatin.

Makanya, menjadi penting untuk meningkatkan nilai jual cap tikus. Sumbang idenya adalah membuat kemasan cap tikus layaknya wine. Diekspor ke luar negeri atau dijual bagi wisatawan. Dengan begitu, penghasilan petani naik. Peredarannya akan terbatas.

12
Kirim Komentar