12 Jan 2017 09:45

Empat Rumah Rata Tanah, Anak Panti Nyaris jadi Korban

MyPassion
LUDES: Petugas damkar dan warga masih berusaha memadamkan api di tengah-tengah puing sisa kebakaran di Kelurahan Kombos Barat, Lingkungan III, Kecamatan Singkil, kemarin. Foto: Rangga Mangowal/MP

MANADO—Kebakaran hebat kembali melanda Kota Tinutuan, Manado, Rabu (11/1) sore kemarin sekira pukul 15.00 Wita. Kali ini, empat bangunan rumah di Kelurahan Kombos Barat, Lingkungan III, Kecamatan Singkil jadi sasaran ‘amukan’ si jago merah. Sekira dua jam kemudian api baru berhasil dipadamkan oleh bantuan warga yang menggunakan peralatan seadanya bersama sejumlah unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar).

Informasi dirangkum di tempat kejadian perkara (TKP), kebakaran ini juga hampir merambat ke gedung panti asuhan dan mengancam puluhan anak penghuni. Beruntung warga bergerak cepat sehingga tidak sampai menjalar ke seluruh bangunan panti.

Seorang saksi mata, sekaligus pemilik rumah Darwin Patue mengatakan, saat kejadian dia sedang berada di luar rumah. Kemudian istrinya menelpon bahwa rumah mereka telah dipenuhi asap. “Kebetulan saya berada di luar rumah, kemudian istri saya menelpon menyuruh saya ke rumah. Sampai di rumah saya melihat kumpulan asap muncul dari antara-antara rumah,” ujar Darwin, kemarin. Lanjutnya, karena tak ingin api semakin meluas mereka langsung menghubungi petugas damkar. “Setelah dihubungi warga mobil pemadam datang. Tapi karena api begitu cepat, rumah kami sudah ludes terbakar,” tuturnya dengan raut wajah sedih.

Dari pantauan, cuaca saat itu cukup terik dan sedikit berangin. Hal tersebut disinyalir jadi pemicu empat rumah itu begitu cepat ludes terbakar. Apalagi kondisi lokasi rumah yang berada di bagian dalam dan berhimpitan, akses jalan yang sempit, membuat pemadam kebakaran sedikit kewalahan memadamkan api. Hingga kemarin, dugaan awal penyebab kebakaran karena hubungan arus pendek (korsleting listrik). “Kami sempat mendengar ada letusan kecil dari dalam lokasi kebakaran,” tutur warga lainnya.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tapi kerugian ditaksir capai ratusan juta rupiah. Polsek Singkil telah menangani kasus ini untuk menyelidikinya lebih lanjut,” pungkas Kasubbag Humas Polresta Manado AKP Rolly Sahelangi, ketika dikonfirmasi.(rangga/gnr)

Kirim Komentar