11 Jan 2017 09:57

Perubahan Kezia Warouw Jelang Miss Universe

MyPassion
PESONA PUTRI: Kezia Warouw di konferensi pers di Graha Mustika Ratu, Tebet, Jakarta Selatan, Senin malam lalu (9/1). Foto: Jawa Pos

Ivan Gunawan menyumbangkan gaun terbanyak, yakni enam pieces. Di antaranya, gaun malam, swimsuit, dan sebuah gaun yang akan digunakan Kezia untuk grand final. Keponakan Adjie Notonegoro itu memanfaatkan kain-kain tradisional untuk rancangannya agar image Indonesia melekat kuat pada Kezia dalam berbagai kegiatan karantina.

Misalnya, pada rancangan gaun malam yang dinamakan Rambu Solo. Ivan menggunakan kain toraja berwarna terakota yang dirasanya pas untuk warna kulit Kezia saat ini. “Kain ini saya temukan setahun lalu di Makassar. Ternyata warnanya cocok untuk kulit Kezia yang tanned sekarang,” kata Ivan.

Untuk gaun grand final, Ivan lagi-lagi belum mau berbagi detail. Dia hanya memberi tahu bahwa gaun itu nanti dinamai Kejora, yang artinya bintang. Ivan menjanjikan ribuan bintang tersemat di busana Kezia nanti. Dia membutuhkan waktu tiga bulan untuk membuat gaun tersebut. “Kejora beratnya sepuluh kilogram karena semuanya pakai kristal, bukan payet biasa,” tuturnya, bikin penasaran.

Untuk kostum nasional, kali ini Dynand Fariz menciptakan gaun yang terinspirasi dari Garuda. Ide gaun itu sebenarnya dipikirkan Dynand sejak awal 2016. Namun, dia seperti menyimpannya, untuk dikenakan pada saat yang paling tepat. Dan, inilah saatnya.

“Tema Unity Nation lewat Garuda ini sebagai lambang Indonesia adalah negara kepulauan terbesar dengan aneka perbedaannya,” tutur Dynand. “Ini untuk memotivasi dan memberikan spirit pada Indonesia agar dapat berkegiatan di PBB untuk perdamaian dunia,” tambahnya. Berat kostum Garuda mencapai 20 kg dengan material matras dan lempengan tembaga.(jpg/can)

12
Kirim Komentar