11 Jan 2017 12:13
Kader PDI-P Siap Mati Demi NKRI

Megawati: Anak Buah Saya Banyak Lho

MyPassion
CERIA: Presiden Joko Widodo (kanan) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, mendapatkan potongan tumpeng dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI-P ke44 di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, JAkarta. HUT partai berlambang banteng itu mengambil tema "PDI Perjuangan Rumah Kebangsaan Untuk Indonesia Raya".Selasa (10/1), kemarin. FOto: Hendra Eka/Jawapos

MANADOPOST– Perayaan HUT Ke-44 PDI-P kemarin menjadi ajang peneguhan komitmen, mendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Bahkan, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri berjanji seluruh kadernya siap berdiri kukuh untuk menjaga keberlangsungan pemerintahan yang sah.

’’Kalau ada yang macam-macam, panggil saja kami. Anak buah saya banyak lho, Bapak,’’ ujar Mega dalam sambutannya di hadapan para undangan perayaan HUT Ke-44 PDI-P di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Selasa (10/1), kemarin.

Mega menyatakan, para kader PDI-P siap berkorban jiwa dan raga untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dia juga meminta para kader yang duduk di legislatif dan eksekutif melaksanakan tugas dengan baik. Sebab, jabatan yang mereka emban adalah jabatan politik. Jika ada kesalahan dalam melaksanakan tugas, dampaknya tidak hanya dirasakan diri sendiri, tapi juga dirasakan seluruh rakyat Indonesia.

Mega meminta tidak boleh sampai ada kader yang menindas rakyat. Menurut dia, tujuan utama mereka adalah menyejahterakan rakyat. ’’Kebhinekaan harus disertai keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat,’’ imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Mega juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah menetapkan 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila. Negara telah mengakui Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia. Dengan pengakuan itu, segala keputusan harus bersumber dari Pancasila. ’’PDI-P sendiri merupakan partai berideologi Pancasila,’’ terang mantan presiden RI itu.

Sementara itu, Jokowi menyampaikan ucapan selamat atas perayaan HUT Ke-44 PDIP. Menurut dia, partai tersebut sudah menjadi rumah kebangsaan bagi rakyat Indonesia. ’’Ke depannya, kerja sama PDI-P dengan pemerintah akan semakin erat dan produktif,’’ terangnya.

Dia mengapresiasi dukungan PDI-P kepada pemerintah. ’’Jelas ya, bahwa Ibu Mega kan pejuang demokrasi. Apa yang tidak demokratis, mengganggu, pasti beliau lawan,’’ ujarnya. Termasuk di dalamnya pihak yang mengganggu presiden karena presiden sudah terpilih secara konstitusional.

Peringatan HUT Ke-44 PDIP kemarin juga dihadiri para menteri, pimpinan lembaga, serta para ketua partai. Di antaranya, Ketum DPP PAN yang juga Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar, Ketum DPP PPP M. Romahurmuziy, dan Ketum DPP Partai Hanura Oesman Sapta. Ketum PB NU Said Aqil Siroj juga ikut hadir. (jpg/vip)

Komentar
  • MyPassion

    Mohammad Dawoed
    11 Jan 2017 18:32

    Bu Mega, tolong pemerintah disuruh melaksanakan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun yg diamanatkan oleh UUD 1945, UU Sistim Pendidikan Nasional dan PP 47 Th 2008 ttg Wajib Belajar. Agar rakyat Indonesia bisa mengenyam pendidikan dasar tanpa dipungut biaya.
  • MyPassion


    11 Jan 2017 16:46

Kirim Komentar