11 Jan 2017 13:46

Lomban: Jangan Ulangi Kesalahan Lalu

MyPassion
BANGUN KOMITMEN: Wali Kota Bitung Max Jonas Lomban menyaksikan langsung penandatanganan komitmen pejabat dalam serah terima jabatan, kemarin (10/1), di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Wali Kota Bitung. Foto: Humas Pemkot

MANADOPOST—Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru dilantik harus lebih hati-hati dalam bersikap dan mengambil kebijakan. Karena Wali Kota Bitung Max Jonas Lomban tidak ingin ada yang mengulangi kesalahan yang sama. Hal ini diingatkan Lomban saat serah terima jabatan (sertijab) kepala OPD di BPU, Kantor Wali Kota Bitung, kemarin (10/1).

“Saya berharap untuk Kepala OPD yang baru jangan sampai mengulangi kesalahan-kesalahan yang lampau. Jangan sampai terulang ke depannya,” ujarnya.

Lomban juga meminta setiap OPD segera menyusun dokumen perencanaan. Menurutnya, hal itu penting karena akan menjadi pedoman kerja OPD tersebut. "OPD harus mulai mempersiapkan dokumen perencanaan seperti rencana kerja (renja) yang diturunkan dari Perda Kota Bitung No.5 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bitung Tahun 2016 – 2021," jelas Lomban.

Dia mengingatkan, setiap OPD juga harus dapat menjabarkan visi-misi kepala daerah ke dalam dokumen renja. “Tentunya sesuai dengan tugas dan fungsi OPD tersebut,” katanya.

Tambah Lomban, setiap kepala OPD harus dapat bekerja secara efisien dan efektif. “Dan jangan melakukan kegiatan tanpa dasar yang jelas,” kuncinya.

Terpisah, pengamat pemerintahan Bitung, Jaladri Junius Bawotong mengapresiasi ketegasan Lomban. Dia juga berpesan, setiap pejabat jangan menyia-nyiakan kepercayaan kepala daerah. Karena jabatan adalah amanah.

“Ini malahan harus dijadikan momentum menunjukkan kinerja. Setiap pejabat harus berlomba-lomba membuktikan kompetensi dan kemampuan masing-masing,” katanya.

Lanjut dia, pejabat juga jangan berpikir mencari keuntungan pribadi atau kelompok. Sehingga dapat bekerja fokus dan tulus untuk kemajuan daerah. “Pastinya jika baik dan berhasil, akan menjadi poin penting bagi kepala daerah,” jelasnya.(can)

Kirim Komentar