11 Jan 2017 09:39

Keke Sulut Masih Sasaran Trafficking

MyPassion

Rumagit pun menyarankan, untuk menekan trafficking, pemerintah bersama pihak-pihak penegak hukum harus berupaya menindak tegas oknum-oknum yang terlibat. “Saya harap pemerintah bersama aparat penegak hukum bersinergi untuk menindak tegas pelaku kasus trafficking. Seperti melakukan banyak sosialisasi hukum mengenai trafficking. Begitu juga di bidang kerohanian agar supaya menumbuhkan iman masyarakat, supaya masyarakat lebih cerdas dalam melangkah dan mengambil keputusan,” kuncinya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gafur Lc mengimbau, masyarakat agar menghindari trafficking. “Perempuan jangan mau dibujuk, untuk menggadaikan harga dirinya demi uang. Sebab ini dilarang agama manapun,” tegasnya.

Menurutnya, perempuan di Sulut harus berhati-hati menerima pekerjaan di luar daerah. “Jika ada pekerjaan di luar daerah harus diteliti dengan baik,” tandasnya. “Diharapkan juga kepada pemerintah agar terus menyiapkan lapangan pekerjaan di Sulut,” tambahnya.

Senada Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Pdt Dr HWB Sumakul. Menurutnya, paling utama mencegah trafficking adalah peran orang tua. “Orang tua merupakan sosok paling dekat terhadap anak-anak,” tutur Sumakul. Ditegaskannya, elemen masyarakat maupun pemerintah dan gereja harus bekerja sama dan serius mencegah peristiwa ini. “Jika ada keseriusan mencegah peristiwa ini, pastinya tidak ada lagi perempuan-perempuan yang dijual,” harapnya.

Ketua Vihara Dhammadipa Benny Pandelaki SE Ak ikut berkomentar. Menurutnya, dalam agama Budha salah satu usaha yang dilarang adalah menjual mahluk hidup. Tapi, menurutnya tidak bisa dipungkiri dengan tuntutan kehidupan, banyak cara yang sering dihalalkan.

“Itu semua kembali ke pribadi masing-masing sebagai umat manusia kalau memang ingin menjadi manusia berakhlak dan beriman serta takut akan hukum karma maka seharusnya ini tidak terjadi,” tutur Benny. “Mari perdalam iman kita dalam bentuk nyata yang membawa kebahagiaan buat semua mahluk,” kuncinya. (ctr-12/ctr-16/gnr)

12
Kirim Komentar