11 Jan 2017 09:36

Beringin-Banteng Keroyok Bolmong-Sangihe

MyPassion
Ilustrasi

PADA 15 Februari 2017 sudah makin dekat. Hari H pencoblosan pemilihan bupati di Kabupaten Bolmong dan Sangihe ini sudah ditunggu-tunggu. Dua partai bersaing ketat dalam Pilkada 2017 ini. Partai Golkar dan PDI Perjuangan. Dari informasi yang dihimpun, survei yang dilakukan terakhir, PDI-P nyaris kalah di Sangihe.

Sementara di Bolmong, partai berlambang banteng itu boleh sedikit bernafas lega. Hasil ini membuat PDI-P mengerahkan pengurus-pengurus DPD dan DPC se-Sulut mengeroyok pemenangan Pilkada Sangihe. Dijelaskan Sekretaris PDI-P Sulut Franky Wongkar tadi malam, tim yang ditugaskan ke Bolmong dan Sangihe tidak berubah.

“Hanya memang kami ada penugasan khusus ke Sangihe untuk memperkuat tim yang sudah dibentuk. Penguatan internal saja,” kata Wongkar. Hingga saat ini, sampai pada pertemuan di sela perayaan HUT PDI-P di Jakarta kemarin, lanjut Wongkar, PDI-P tetap memasang target menang. Baik di Bolmong maupun Sangihe. “Itu sudah jadi hasil pertemuan kami sebelumnya dan hari ini,” bebernya.

Posisi calon yang mereka usung di Sangihe, ditegaskan Wongkar, masih bagus. “Yang terpenting kita bekerja terus. Kerja gotong royong,” tutur Wabup Minahasa Selatan ini. Mengenai persiapan kampanye, dikatakan Wongkar, pihaknya terus berkoordinasi dengan DPP. Apakah Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri akan ke Sangihe dan Bolmong untuk berkampanye. “Sedang kami atur,” tandas mantan Ketua Fraksi PDI-P DPRD Sulut ini.

Diketahui, di Sangihe PDI-P mengusung Drs HR Makagansa MSi dan dr Fransiscus Silangen SpB. Sedangkan di Bolmong ada pasangan Yasti Soepredjo Mokoagouw dan Yanny Tuuk.

123
Kirim Komentar