11 Jan 2017 13:57

63 Janda `Tabiar`

MyPassion

MANADOPOST- Hati-hati menggunakan media sosial (Medsos). Penggunaan BBM, facebook, dan beragam medsos lain, rupanya menjadi salah satu pemicu perceraian saat ini. Di Minahasa Selatan (Minsel), akibat medsos, angka perceraian dari tahun ke tahun meningkat, menyebabkan 63 janda 'tabiar’ (lihat grafis, red).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Minsel Drs Corneles Mononimbar mengatakan, medsos kerap menggoda seseorang untuk selingkuh. "Perceraian di Minsel contohnya karena medsos. Faktor media sosial pun sekarang ikut mempengaruhi (perceraian, red)," beber Mononimbar, kemarin.

Selain itu, penyebab keretakan rumah tangga dominan karena faktor ekonomi. Lalu perselingkuhan. Menyusul perkawinan dini. "Itu rata-rata terjadi pada keluarga muda yang masih satu atau dua anak. Selain itu, perilaku wanita yang tidak disegani suami juga jadi penyebab. “Misalnya over make-up atau tidak urus diri. Ada juga karena laki-laki tidak bertanggungjawab," urainya.

Angka perceraian di Minsel belakangan memang cukup memprihatinkan. Angka perceraian naik hingga 15 sampai 20 persen dari tahun 2015. Hal tersebut dikarenakan adanya peralihan UU tahun 2003/2006, ke UU 24/2013 tentang administrasi kependudukan. “Sehingga banyak yang mengurus surat cerai karena gratis," tambah Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Hesty Wowor SE. Tingkat perceraian paling banyak, lanjutnya, biasa terjadi pada perkawinan 1 sampai 10 tahun usia pernikahan.

Untuk menekan angka perceraian, Dukcapil sudah dan sementara berupaya. Seperti gerakan sosialisasi. "Tiap tahun kami adakan sosialisasi di 17 kecamatan, bahwa perkawinan harus matang. Agar tidak terjadi perceraian. Karena berdasarkan UU nomor 24 tentang administrasi kependudukan, setiap perkawinan itu sah dan tidak bisa dipecah belah," bebernya.

Pun, sambungnya, pihaknya melakukan upaya lewat imbauan kepada bersangkutan. "Permasalahan tidak seharusnya final ke perceraian. Yang harus selalu duduk adalah kekeluargaan dan komunikatif, yakni hubungan janji. Karena pemerintah hanya memberikan solusi. Jangan hanya permasalahan kecil sudah sampai pada perceraian," kunci Wowor. (jes/vip)

Berita Terkait
Kirim Komentar