10 Jan 2017 10:56

Modal Inti BSG Mulai 1,17 Triliun

MyPassion

MANADO—Upaya direksi dan komisaris PT Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG) untuk membuat capaian Buku I ke Buku II, berhasil ditorehkan pada akhir tahun lalu.

Saat itu, BSG berhasil membukukan laba sebesar Rp 266,7 miliar. Dan berhasil membawa BSG masuk dalam Bank Umum kegiatan Usaha Buku II. Dengan modal inti sebesar Rp 1,17 triliun dan aset Rp 11,38 triliun.

Direktur Utama BSG Jeffry Dendeng menerangkan, hasil itu boleh tercapai karena dukungan jaringan kerja di 10 kantor yang ada. Masing-masing 26 kantor cabang, 25 kantor cabang pembantu, 48 kantor kas, dan tentunya kantor pusat. Di samping itu, adanya 11 payment point, 3 kas keliling, 137 mesin atm, 1 CDM, serta 1.755 pegawai yang tersebar di Sulut, Gorontalo, Jawa Timur, dan Jakarta.

Dan kini, BSG masuk dalam program transformasi Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPD-SI). Itu berarti BSG harus menjadi bank berdaya saing tinggi dan kuat. “Saya berharap BSG mampu berkontribusi signifikan bagi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Sehingga BSG menjadi pemimpin di daerahnya dan sebagai grup bank terbesar, terbaik, dan terkuat di industri perbankan nasional,” ujarnya.

Mencapai itu, kata Dendeng, tiga sasaran yang ditargetkan digapai yaitu meningkatnya daya saing, menguatnya layanan, dan meningkatnya kontribusi terhadap pembangunan di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Di tahun ini, seluruh karyawan BSG diajak Dewan Direksi mewujudkan transformasi BSG. Sesuai dengan corporate plan maupun Rencana Bisnis Bank (RBB) BSG 2017.(tr-01/har)

Kirim Komentar