10 Jan 2017 11:20

Desa se-Sulut Banjir Duit

MyPassion

Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Sulut Rudi Mokoginta mengatakan, pemprov terus menjaga koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota terkait pengelolaan dandes. Selain pengawasan, sistem pendampingan juga turut dimaksimalkan, sehingga tujuan dari penyaluran dandes tersampaikan.  “Apalagi di 2017 dandes lebih besar lagi. Karena itu, kami berharap bupati/wali kota di Sulut turut melakukan supervisi. Sehingga dandes benar-benar sampai kepada rakyat dan digunakan sesuai dengan peruntukkannya,” ujarnya.

Dilanjutkan, kenaikan alokasi dandes menjadi sesuatu yang wajib. Mengingat pertumbuhan dan kebutuhan desa terus meningkat setiap tahunnya. “Pendamping desa sebagai perpanjangan tangan pemerintah melakukan pendampingan. Untuk memetakan hal-hal apa saja yang prioritas,” terangnya, semalam.

Menurutnya, pengelolaan dandes setiap tahunnya terus membaik. Peruntukkan anggaran semakin tepat menyasar pada kebutuhan desa sesungguhnya. Beberapa telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur dengan baik. Sehingga alokasi dandes tahun ini, dapat digunakan menumbuhkan perekonomian desa dengan membentuk badan usaha milik desa.

“Semua tergantung kebutuhan masing-masing desa apa saja yang masih dibutuhkan. Kalau infrastruktur belum semua tersedia, tentu fokus pada pembangunan dulu,” pungkas mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Sulut itu. (cw-04/can)

12
Kirim Komentar