09 Jan 2017 10:18
Cuaca Ekstrem Ancam Warga

Sehari, Puluhan Pohon Tumbang

MyPassion
WASPADA: Hujan deras dan angin kencang yang terjadi Minggu (8/1) kemarin mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menutupi badan jalan sehingga menghambat lalu-lintas. Beruntung tak ada korban jiwa dari semua kasus pohon tumbang ini. Foto: Foggen/MP

TONDANO – Cuaca ekstrim ancam warga. Minggu (8/1) kemarin, hujan deras disertai angin kencang menghujam wilayah Minahasa. Curah hujan tinggi dengan waktu yang lama menjadikan sejumlah wilayah waspada longsor, khususnya yang bermukim di daerah pegunungan, perbukitan dan di lembah. Ancaman berupa longsor dan pohon tumbang pun tak terhindarkan.

Bahkan, puluhan laporan pohon tumbang akibat angin kencang terjadi di seantero wilayah Minahasa.   “Cuaca hari ini (kemarin, red) memang cukup ekstrem. Angin kencang dan hujan deras yang lama membuat sejumlah wilayah menjadi rawan longsor. Bahkan, laporan pohon tumbang terdengar dimana-mana,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Johanis Pesik.

Ia membeberkan, sejumlah laporan pohon tumbang masuk sejak Minggu sore kemarin. “Ada beberapa titik pohon tumbang. Di antaranya di depan Gedung Pusgiat Tondano, depan GMIM Bukit Moria Sasaran, di ruas jalan Tonsea Lama  menuju Arimadidi, di wilayah Kawangkoan,  di Tondano Barat arah Boulevard Tondano, di jalan desa Leleko menuju Tataaran, jalur Tandengan Seretan dan jalur Kayuuwi  ke Tombasian Bawah,” jelas Pesik. “Tak menutup kmungkinan juga di wilayah lain namun belum dilaporkan,” katanya.

Pesik pun menegaskan, tim reaksi cepat dari BPBD terus melakukan patroli dan komunikasi dengan pemerintah kecamatan agar jika ada kejadian, langsung menuju lokasi. “Kita punya tim reaksi cepat yang terus memantau apabila ada kejadian, maka langsung bergerak ke lokasi,” katanya.

“Kita juga mengimbau kepada seluruh masyarakat jika terjadi bencana harap langsung melapor melalui Kumtua, kemudian Camat dan akan sampai ke BPBD sehingga langsung ditindaklanjuti,” sebut Pesik. “Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya yang bermukim di wilayah pegunungan dan perbukitan agar berhati-hati dan waspada. Khususnya di wilayah Kecamatan Kombi, Lembean Timur, dan Kecamatan Tombulu,” katanya.

Sementara, Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow menginstruksikan untuk camat-camat agar terus memantau wilayah masing-masing. “Para camat harus turun lapangan dan memantau wilayah masing-masing,” kata JWS. “Jika ada kejadian maka langsung dilaporkan agar langsung ditangani,” kata JWS. “Kemudian untuk warga diimbau agar hati-hati dan waspada, khususnya yang tinggal di wilayah perbukitan dan pegunungan apalagi saat kondisi cuaca ekstrem, hujan deras disertai angin kencang. (fgn)

Kirim Komentar