09 Jan 2017 14:06

Resmi Tinggalkan Sriwijaya, Firman: Saya Sudah Pamit

MyPassion
Firman Utina

MANADOPOST- Mantan kapten timnas Indonesia Firman Utina memberikan lampu hijau untuk kembali bergabung dengan Persib pada kompetisi yang akan digelar Maret mendatang. Meski demikian, pria kelahiran Manado itu masih menunggu sikap manajemen Persib.

”Tergantung Bandung-nya, kalau saya sih terbuka. Saya sih terbuka,” kata Firman Utina pada wartawan usai kongres tahunan PSSI 2017 di Hotel Aryaduta, Bandung, kemarin (8/1).

Meski begitu, pemain yang sempat merumput bersama Persib sejak 2012 hingga 2015 itu mengaku belum mendapat sinyal apakah dirinya kembali dibutuhkan untuk bermain bersama tim berjuluk Maung Bandung itu. ”Belum ada kontak,” kata dia.

Padahal sebutnya, Firman sangat menginginkan dapat kembali bergabung dan membawa harum Persib. ”Saya sudah terbuka,” imbuh pemain yang baru berusia 35 tahun itu.

Keinginan untuk kembali bergabung dengan Persib, lantaran kontraknya dengan Sriwijaya FC sudah habis. Dia sendiri yang memutuskan untuk tidak bertahan dan berpisah secara baik-baik dengan Laskar Wong Kito. ”Saya sudah pamit ke sekretrais (Sriwijaya FC),” ungkapnya.

Disinggung alasan dia memutuskan untuk berpisah dengan Sriwijaya FC, dia menyebutkan alasan utamanya karena ingin lebih dekat dengan keluarga. Selain itu, sebutnya karena kontraknya dengan Sriwijaya FC memang sudah habis.

Sebut dia, hanya Persib yang belum mengontak dirinya untuk bergabung dengan tim mereka. Padahal tim-tim lain sudah mulai melakukan komunikasi. Meski demikian dia belum memutuskan untuk bergabung dengan klub mana. ”Saya sudah tua, saya perlu berkonsultasi dengan istri dulu,” sebutnya.

Seperti diketahui prestasi terbaik Firman adalah membawa Persib juara Liga Super Indonesia 2014. Dia bersama Supardi Nasir dan M. Ridwan kemudian pindah ke klub Sriwijaya FC ketika Indonesia Soccer Championship resmi digelar.

Berkaitan dengan Kongres Tahunan PSSI, Firman berharap agar kongres tersebut dapat menghasilkan yang terbaik bagi persepakbolaan di Indonesia. ”Kami sebagai sesama mantan kapten timnas dan pemain yang terlibat berharap yang terbaik. Untuk siapa? Untuk pemain-pemain muda kita,” ucap dia.

Dia menyebutkan tidak usah muluk-muluk menargetkan ingin langsung mendapatkan juara, tetapi maksimalkan pembinaan secara baik sejak dini. (ign)

Komentar
Kirim Komentar