06 Jan 2017 10:17

Operasional PT MSH Tunggu DPRD

MyPassion
Arthur Kotambunan

MANADO — PT Membangun Sulut Hebat (MSH) harus segera beroperasi. Agenda yang cukup mendesak adalah persiapan dewan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu membentuk PT MSH sesuai dengan Perda Nomor 6. Sayangnya, dewan direksi dan komisaris PT MSH belum bisa berbuat banyak karena penyertaan modal yang sudah dianggarkan dalam APBD sebesar Rp 25 miliar belum ditetapkan.

“Walaupun sudah dialokasikan dalam APBD 2017, sebelum diperdakan, itu belum sah. Kita harus menunggu perda ditetapkan DPRD baru bisa jalan,” karta Komisaris Utama PT MSH Arthur Kotambunan. Sekarang pihaknya sedang mempersiapkan berkas hukum proses pembentukan PT MSH sesuai dengan aturan yang ada.

Di sisi lain, DPRD Sulut meminta PT MSH fokus mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). “Dilantiknya dewan direksi dan komisaris PT MSH menandakan BUMD ini harus segera bekerja, karena tugas urgent menanti di depan,” ujar Ketua Pansus Ranperda Penyertaan Modal PT MSH Teddy Kumaat. Menurutnya, PT MSH harus mampu menggaet mitra yang kredibel dan qualified untuk pekerjaan proyek strategis yang tidak dibiayai APBD/APBN. “KEK itu jadi tugas utama dewan direksi. Agar KEK segera digunakan. Karena pengelolanya BUMD ini,” sebut Kumaat.

Mengenai Ranperda Penyertaan Modal, dikatakan Ketua Fraksi PDI-P ini secepatnya ditetapkan. “Penetapannya tak butuh waktu lama. Setelah melewati tahapannya, langsung disahkan,” pungkas Kumaat. Diketahui, sesuai hasil rapat pimpinan dewan dan fraksi, pekan depan akan digelar paripurna pemandangan fraksi terkait Ranperda Penyertaan Modal ini.(gel)

Kirim Komentar