06 Jan 2017 12:36

Landjar `Semprot` Sangadi

MyPassion
TEGANG: Sangadi dan aparat desa saat mengikuti rakorev di Kantor Bupati Boltim, kemarin (5/1). Foto: Lucky Mamahit/MP

MANADOPOST—Pemkab Boltim menggelar rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev), kemarin (5/1). Rakorev ini khusus membahas pelaksanaan dana desa (dandes) 2016 dan persiapan pelaksanaan 2017.

Bertempat di lantai tiga kantor bupati, rakorev dipimpin Bupati Boltim Sehan Landjar, Wakil Bupati Rusdi Gumalangit, dan Sekretaris Daerah Muhamad Assagaf.

Landjar dalam sambutannya mengingatkan sangadi jangan sembarangan dalam mengambil keputusan.

"Ada di Desa Atoga, belum lama dilantik sangadi sudah melakukan pergantian sekdes. Jangan ambil keputusan tanpa melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah," tegasnya.

Lanjut dia, ada peraturan bupati yang mengatur tentang pengangkatan aparat desa. "Ada mekanismenya serta fit and proper test. Ketika diganti harus mempertanggungjawabkan lebih dahulu," tegas bupati yang akrab disapa Eyang ini.

Landjar juga mengingatkan, agar sangadi terbuka dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan desa. "Sangadi harus transparan. Dan peran sekdes sangat penting dalam pengelolaan keuangan desa. Wajib dilibatkan," ungkapnya.

Sementara itu, Gumalangit menyentil camat dan sekcam yang tidak melaksanakan rapat dengan para sangadi. "Di Kecamatan Mooat, sudah saya perintahkan untuk rapat, tapi dari pengakuan sangadi belum pernah dilaksanakan rapat," ungkap dia.

Wabub juga mengingatkan, agar para sangadi memperhatikan apa yang menjadi temuan dari pemeriksaan Inspektorat. "Ada temuan yang mengarah ke tuntutan ganti rugi. Saya agendakan untuk turun langsung mengecek fisik pekerjaan," tegasnya.

Sedangkan Assagaf mengingatkan sangadi menjaga etika dalam birokrasi pemerintahan. "Sebagai pelaksana pemerintahan wajib mengerti akan etika birokrasi. Jika sangadi memiliki kendala silahkan dikonsultasikan ke kecamatan," ujarnya.(ctr-03/can)

Kirim Komentar