05 Jan 2017 11:53

Terowongan Ringroad Terancam Ambruk

MyPassion
MENGKHAWATIRKAN: Kondisi terowongan cukup memprihatinkan. Selain penuh rumput liar, kondisi terowongan tampak tidak terawat. Foto: Mejer Lumantouw/MP

MANADO - Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Manado akhir-akhir ini, menimbulkan kekuatiran bagi masyarakat. Khususnya, ketika akan melintasi terowongan yang berada di ruas jalan Ringroad I. Pengendara roda empat dan dua harus ekstra hati-hati, ketika melewati terowongan ini. Pasalnya, kondisi terowongan cukup memprihatinkan. Selain penuh rumput liar, kondisi terowongan tampak tidak terawat.

Salah satu pengguna jalan Jefry Sondakh yang sering melewati Ringroad I menuju ke tempat kerja, ikut mengkhawatirkan kondisi ini. "Setiap kali saya melewati terowongan ini, selalu takut kalau-kalau itu ambruk," ujar Sondakh, kepada koran ini.

Pantauan harian ini, jika dilihat lebih dekat kondisi bagian dalam terowongan sudah merembes air dari atas terowongan dan mengolam di sisi trotoar jalan. Sedangkan di beberapa sisi jalan, tampak sudah berlumut. Warga pun meminta perhatian pemerintah untuk memperhatikan kondisi ini, jangan sampai memakan korban. "Kami harap kondisi ini bisa segera diperhatikan untuk dilakukan perbaikan, mengingat banyak kendaraan yang selalu melewati terowongan tersebut, " harap sejumlah warga setempat.

Terkait hal ini, Pengawas Jalan dan Jembatan Nasional, Balai Pelaksana Jalan Nasional Sulut (BPJN) Julius Tombeng, segera menindaklanjuti hal tersebut. "Untuk perbaikan terowongan, akan berkoordinasi dengan satuan kerja terkait terlebih dahulu, baru kemudian akan dilakukan rehab," ujar Tombeng kepada koran ini, kemarin.

Memang pada beberapa kesempatan, pihak BPJN sempat melakukan pantauan ke lokasi terowongan dan rencananya akan melakukan perbaikan serta memasang lampu penerangan di dalam terowongan, namun sampai saat ini tak kunjung dilakukan. (ctr-04/vip)

Komentar
  • MyPassion

    James Manopo
    06 Jan 2017 16:03

    Wou jangan sampai makan korban , kalau memang yang berwenang menangani tidak ada reaksi untuk perbaikan alias hanya ngomong saja harus ada OLTIMATUM untuk tempuh jalur hukum . Saya tau jalan ring roat ramai untuk diliwati kalau mau ke BITUNG dan sebaliknya .
Kirim Komentar