05 Jan 2017 11:08

Laporan Reses Belum Dibacakan

MyPassion
Stefanus Vreeke Runtu

MANADO — Hingga memasuki hari kedua kerja di tahun 2017, aktivitas di gedung DPRD Sulut masih terlihat sepi. Padahal meninggalkan tahun 2016, DPRD meninggalkan banyak pekerjaan rumah. Di antaranya penyelesaian Program Pembuat Peraturan Daerah (Propemperda) 2017 dan laporan reses yang belum dibacakan. Wakil Ketua DPRD Sulut Stefanus Vreeke Runtu mengatakan, hari ini akan segera digelar rapat bersama pimpinan dewan terkait agenda ke depan.

“Selanjutnya kami mengundang pimpinan fraksi, sebelum masuk ke Badan Musyawarah,” ujar politisi Partai Golkar ini. Ia mengakui, banyaknya tugas yang harus dituntaskan DPRD tahun ini membuat lembaga legislatif itu bekerja ekstra. “Paripurna pembacaan laporan reses akan segera dijadwalkan. Ini harus secepatnya,” tukas SVR.

Hasil reses tersebut, lanjutnya, tak sekadar dibacakan namun harus dikawal pelaksanaannya oleh eksekutif. “Ini jadi tugas kita bersama mengawal aspirasi reses itu menjadi kebijakan program dari eksekutif,” tegasnya.

Mengenai Propemperda, dia meyakini, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) sudah bisa menyesuaikan dengan aturan baru dan bisa segera action melakukan perumusan. “Kita akan ikut kawal,” tandas SVR. Mengenai performa legislator, pengamat politik Dr Goinpeace Tumbel mengatakan harus lebih baik. “Penyelesaian agenda penting jangan terhalang dengan program-program tak mendesak. Para wakil rakyat harus lebih bijak mengatur waktu agar tak ada yang dilupakan,” sebutnya.

Banyaknya ranperda target 2016 yang tak bisa diwujudkan, menurut dosen Unima ini, menjadi catatan sendiri. “Harus dievaluasi. Apakah memang DPRD-nya yang padat agenda, atau ada agenda yang sengaja diada-adakan. Misalnya perjalanan dinas,” tandas Tumbel.(gel)

Kirim Komentar