03 Jan 2017 11:28
Keluar-Masuk Rudis Bupati

Rolling Bikin Pejabat Berkelana

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST—Agenda pengisian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan rotasi kabinet oleh Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Adrianus Nixon Watung SH, membuat  sejumlah pejabat Bolmong berkelana.

Ya, untuk mengamankan posisi, sejumlah oknum pejabat mulai pasang ‘jurus’. Berdasarkan informasi yang didapat harian ini, banyak pejabat daerah terus mengunjungi bupati dan terus mendampingi bupati akhir-akhir ini. “Akhir-akhir ini banyak kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang keluar masuk rumah dinas,” ungkap sumber resmi yang meminta namanya dirahasiakan.

Menurutnya, frekuensi kunjungan kepada bupati yang meningkat tersebut, kemungkinan disebabkan adanya agenda pengisian struktur OPD dan rolling jabatan. Pasalnya, terinformasi bupati yang juga kepala Badan Pengelola Perbatasan (BPP) Sulut itu akan memakai jasa beberapa pejabat eselon II dalam kabinetnya.

Bahkan katanya, ada pimpinan SKPD yang terang-terangan mengatakan ingin bertemu dengan bupati untuk menyelamatkan diri dari posisi strategis. “Ada kepala SKPD yang justru terang-terangan mengatakan ingin menyelamatkan diri. Entalah hanya bercanda atau memang benar-benar untuk mengamankan posisinya,” tuturnya.

Menurutnya, momentum perayaan Natal dan tahun baru adalah kesempatan para pejabat memuluskan jurus.  “Entah agenda resmi atau keluarga, para pejabat selalu mengunjungi bupati. Lihatlah belakangan ini, acara resmi di rumah dinas atau di kediaman pribadi di Minahasa pun selalu ramai dengan pejabat daerah,” bebernya lagi.

Sebelumnya, Bupati Bolmong Adrianus Nikson Watung mengatakan, yang pasti orang-orang dalam kabinet baru adalah yang bisa bekerja. “Dan selalu bersama saya. Tentu untuk membangun Bolmong,” kata Watung.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Welty Komaling SE MM mengatakan, bupati dan tim Baperjakat yang lebih tahu persis pejabat mana yang cocok dengan posisinya nanti. “Usulan dari bupati dan baperjakat itu kan masih akan dikonsultasikan dengan provinsi dan dibawa ke Kemendagri. Saya yakin, komposisi itu akan memperkuat roda pemerintahan,” jelasnya.

Ditambahkan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bolmong Drs Ashari Sugeha, pergantian posisi kabinet merupakan hak bupati. “Saya tak bisa menanggapinya. Tapi, sebenarnya rolling tersebut merupakan bentuk penyegaran untuk lebih mengoptimalkan kinerja,” tutup Ashari, yang adalah ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).(cw-03/gnr)

Kirim Komentar