03 Jan 2017 09:47
Serasa Berjalan di Langit

Jembatan Senilai Hampir 2 Triliun Ada di Tiongkok

MyPassion
Beipanjiang Bridge. Foto: AFP

MANADOPOST-Beipanjiang Bridge resmi dioperasikan, akhir 2016. Jembatan yang membentang di ketinggian 565 meter di atas Sungai Beipan, Tiongkok itu menjadi yang berlokasi tertinggi di dunia. Serasa berjalan di langit.

Begitu jembatan tersebut dibuka, beberapa orang yang sudah lama penasaran langsung mencoba melewatinya. Saat ada kabut, rasanya mungkin seperti lewat jembatan langit. Sebab, jurang di bawah jembatan telah tertutup awan dan kabut tebal sehingga bentang Beipanjiang seolah melayang.

"Jurang yang dilewati begitu dalam sehingga struktur jembatan itu harus tahan terhadap angin kencang,’’ ujar pihak CCCC Highway Consultants Co LTD yang ikut terjun dalam proyek pembangunan.

Jembatan yang membentang sepanjang 1,34 kilometer tersebut menghubungkan Kota Xuanwei, Provinsi Yunnan, dengan Kota Shuicheng, Provinsi Guizhou. Tujuannya, jarak tempuh antara dua kota itu lebih pendek.

Dulu dari Xuanwei ke Shuicheng, dibutuhkan waktu sekitar 5 jam. Dengan adanya jembatan Beipanjiang tersebut, kini waktu yang ditempuh hanya sejam. Pembangunannya cukup cepat, yaitu kurang dari 3 tahun. ’’Kementerian Transportasi Tiongkok mengeluarkan izin untuk pembangunan Jembatan Beipanjiang pada Oktober 2013,’’ jelas Direktur Proyek Beipanjiang Zhou Ping.

Pemerintah Tiongkok mengucurkan anggaran 1,023 miliar yuan atau setara dengan Rp 1,98 triliun untuk membangun jembatan yang mempunyai empat lajur tersebut.

Berdasar situs HighestBridges.com, delapan di antara sepuluh jembatan tertinggi di dunia berada di Tiongkok.

Sebagian besar terletak di area pedalaman dan membentang di atas jurang. Di antaranya, Sidu River Bridge dan Puli Bridge. Dua jembatan lainnya berada di Papua New Guinea dan Meksiko. (jpnn/vip)

Kirim Komentar