28 Des 2016 08:12

Jokowi: Torang Samua Basudara

MyPassion
SPEKTAKULER: Gedung Wale Ne Tou Tondano dipadati sekira 6.000 undangan untuk mengikuti Natal Nasional 2016 bersama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), kemarin (27/12). Foto lain, Jokowi duduk bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo di barisan depan didampingi (dari kiri) Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Ketua Panitia Natal Nasional Enggartiasto Lukita, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Mantan Presiden ke-5 Megawati Soekarno Putri. FOto: Paul Bawole/MP

TONDANO—Slogan yang sangat kental dengan Sulawesi Utara (Sulut), yang dipopulerkan mantan Gubernur EE Mangindaan ‘Torang Samua Basudara’ terlontar dari mulut orang nomor satu di Indonesia. Ya, slogan yang memiliki makna ‘kita semua bersaudara’ ini sangat identik dengan rakyat Sulut. Karena selain menjadi salah satu slogan mempererat hubungan toleransi, slogan ini juga menjadi dasar hidup rukun yang ada di Sulut.

Hal ini pun sangat diapresiasi Presiden Joko Widodo saat menyambangi Tondano, Kabupaten Minahasa, untuk meresmikan sejumlah proyek, sekaligus menghadiri Perayaan Natal Nasional 2016 di Gedung Wale Ne Tou Tondano, kemarin (27/12).

Saat memberikan amanat, Jokowi terus menerus menyinggung tentang betapa nilai toleransi di Sulut begitu tinggi. “Dalam pesan Natal bersama ini, dengan penuh sukacita, mari kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena segala umat mengingatkan kita semua untuk memperkuat persaudaraan dan cinta anak bangsa. Torang samua basudara,” kata Jokowi mengawali amanatnya yang disambut riuh tepuk tangan dari sekira 6.000 undangan yang hadir di dalam gedung Wale Ne Tou.

“Dalam Natal bersama ini, kita juga diajak kembali menghayati nilai-nilai perdamaian yang sejat. Perdamaian dengan keluarga besar bangsa Indonesia. Perdamaian yang lahir saat kita menghayati Pancasila,” lanjutnya.

12
Komentar
Kirim Komentar