27 Des 2016 13:45

Presiden Ungkap Manfaat Lain Pembangunan Proyek Listrik 35.000 MW

MyPassion
Presiden Jokowi saat meninjau PLTP Lahendong di Tompaso, Minahasa, Sulut. Foto: Surya Kawung/MP

MANADO - Presiden Joko Widodo membeberkan manfaat lain dari target pembangunan tenaga listrik sebesar 35 ribu megawatt (MW). Dikatakan pria yang karib disapa Jokowi itu, bersamaan dengan percepatan pembangunan proyek tersebut, penyerapan tenaga kerja pun ikut menguat.

Hal itu diakuinya saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong Unit lima dan enam serta PLTP Ulubelu Unit tiga di Kecamatan Tompaso, Minahasa, Selasa (27/12). "Ada sekira 2.750 orang lokal yang mendapat pekerjaan di (PLTP) Lahendong dan Lampung," ujarnya.

Menurut dia, jumlah tenaga kerja yang diserap itu tidaklah sedikit. Sementara, lanjut dia, masih banyak sekali proyek pembangkit listrik yang akan dikerjakan 2017 mendatang. Oleh karena itu, orang nomor satu di Indonesia itu berucap, jangan pernah percaya dengan isu jutaan tenaga kerja asing yang menyerbu Indonesia. Kendati, disebutkannya bahwa tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia memang tidak bisa dipungkiri kehadirannya.

Hanya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan supaya masyarakat tidak menelan mentah-mentah informasi yang harus diuji kebenarannya itu. "Jadi saya ingatkan lagi, jangan percaya soal tenaga kerja dan investasi yang merupakan ancaman," tuturnya. (uya/JPG)