27 Des 2016 12:53

Guru Wajib di Sekolah Delapan Jam

MyPassion
Dennij Porajouw

RATAHAN—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy memastikan, kebijakan lima hari sekolah dalam seminggu mulai diberlakukan  tahun ajaran 2017-2018. Hal ini pun dibenarkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Mitra. “Kalau tahun ajaran 2017-2018, berarti nanti terhitung dimulai Juli 2017,” ungkap Kepala Dikpora Ir Dennij Porajouw melalui Kepala Bidang Pendidikan Fielda Tombokan, Sabtu (24/12), pekan lalu.

Tombokan mengatakan, rancangan aturan tersebut memang sudah disampaikan pemerintah pusat. “Tapi terkait akan diberlakukan atau tidak pihak Dikpora Mitra akan menunggu edaran atau petunjuk lebih jelas dari pemerintah pusat,” ungkapnya.

Lanjut Tombokan, aturan tersebut bagian dari penerapan Program Penguatan Pendidikan Karakter (P3K). Aturan didalamnya mengatur bahwa guru wajib berada di sekolah delapan jam dan tidak boleh kurang. Kemudian guru yang sudah mendapat tunjangan profesi dengan syarat memenuhi jam mengajar tatap muka 24 jam per minggu, tidak boleh lagi memenuhi target syarat jam mengajarnya itu ke sekolah-sekolah lain. Hanya cukup diisi di sekolah tempat mengajar tetapnya masing-masing. “Namun sekali lagi pemberlakuan aturan itu nanti menunggu petunjuk dari pemerintah pusat apakah sudah akan diberlakukan 2017 atau belum,” pungkasnya.(gre/gel)

Komentar
Kirim Komentar