24 Des 2016 06:56

Karena Minoritas, Gus Dur Kagumi Ahok

MyPassion
Basuki Tjahaja Purnama

GUBERNUR DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menghadiri peringatan 7 tahun wafatnya Presiden keempat Abdurahman Wahid (Gusdur) di Ciganjur, Jakarta Selatan. Mantan Bupati Belitung Timur itu tiba sekira pukul 20.00 WIB dengan menggunakan batik cokelat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga hadi sekira pukul 19.45 WIB. Tampak mengenakan setelan jas warna hitam dan sarung warna abu-abu.

Kehadiran Jokowi disambut hangat Yenny Wahid, Ketua PBNU Said Aqil Siradj dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang sudah lebih dulu tiba di lokasi. Ada pula, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, mantan Wakil Presiden Boediono. Acara haul Gus Dur ini bertemakan 'Menebar Damai Menuai Rahmat'.

Sekadar informasi, istri almarhum Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid mengatakan suaminya memiliki kedekatan dengan Ahok. Pasalnya, Gus Dur memiliki ketertarikan terhadap mantan Bupati Belitung Timur itu.

Menurut dia, yang membuat Gus Dur tertarik karena Ahok sebagai seorang minoritas berani tampil untuk merebut posisi dari kelompok yang sudah dominan.

Sinta menuturkan, bagi Gus Dur, hal ini merupakan sebuah pembelajaran untuk menegakkan konstitusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dia melanjutkan, hal kedua yang membuat Gus Dur tertarik kepada Ahok adalah dari sisi pribadinya itu. Karena Ahok dianggap sebagai sosok yang bersih, jujur, dan terbuka.

Sementar, Ahok mengungkapkan, selama hidupnya, Gus Dur selalu memberi semangat kepadanya. Saat Ahok gagal menjadi Gubernur pada Pilkada Bangka Belitung, Gus Dur memintanya menggugat.  Namun, Ahok menolak permintaan Gus Dur tersebut. Sebab, menurut dia, minoritas sulit menjadi Gubernur. (jpg/vip)

Kirim Komentar