23 Des 2016 09:29

Bom Bunuh Diri Incar Polisi

MyPassion
Jenderal Tito Karnavian. Foto: dok/JPNN

JAKARTA – Empat terduga teroris yang dilumpuhkan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu kemarin (21/12) dikaitkan dengan sosok Bahrun Naim. Sosok yang dikenal sebagai pentolan Negara Islam Irak Suriah (ISIS) di Indonesia tersebut disebut-sebut pernah berkomunikasi langsung dengan keempat terduga teroris, yakni Adam, Omen, Iriawan, dan Hilman yang masuk dalam jaringan Jamaah Anshar Daulah (JAD) pimpinan Aman Abdurahman, teroris saat ini mendekam di LP Nusakambangan.

“Pelaku yang di Tangsel tetap jaringan lama terkait Bahrun Naim. Mereka cuma sel-sel kecil saja,” kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat ditemui di Kawasan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat (Jakpus), kemarin (22/12).

Tito menjelaskan bahwa modus serangan teror yang akan dipakai oleh keempat pelaku yakni menusuk anggota polisi di pos polisi Serpong dengan sangkur, dan menunggu polisi dan masyarakat datang ke lokasi. Dalam kondisi yang ramai oleh manusia tersebut, mereka kemudian melancarkan serangan bom bunuh diri. “Ada dua orang yang siap masuk ke dalam kerumunan dan meledakkan diri,” ungkap Tito tanpa menyebut nama dua orang yang dimaksud.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Rikwanto mengatakan bahwa diperlukan cara khusus untuk mengatasi jaringan teroris yang terkait dengan Bahrun Naim. Pasalnya, sejumlah aksi teror yang belakangan terjadi di Indonesia turut diotaki oleh Bahrun Naim dari tempat yang jauh, diduga dari Suriah.

123
Komentar
Kirim Komentar