22 Des 2016 08:44

Waspada! Rumah Kontrakan Sarang Bom

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST- Rumah kontrakan ataupun kos-kosan di Sulut wajib diwaspadai. Terbukti saat Tim Densus berhasil melakukan penggerebekan dan penangkapan terduga teroris di empat lokasi berbeda, kemarin. Yakni, Tangerang Selatan (Banten), Payakumbuh (Sumatera Barat), Deliserdang (Sumatera Utara) dan Batam (Kepulauan Riau).

Modus para perakit bom pipa mencari persembunyian di Kampung Curug, Babakan Setu, Tangsel, cukup rapi. Mereka melaporkan identitas dirinya kepada pengurus RT setempat sejak kali pertama menyewa rumah kontrakan. Itu pula yang membuat warga tak menaruh rasa curiga.

Adam Noor Syam, adalah pelaku yang kali pertama menyerahkan fotokopi KTP miliknya kepada Ketua RT 02-RW01, Muhammad Lukman, pada awal Desember lalu. ”Dia datang langsung ke saya. Baru kemudian, pada Senin lalu (19/12), dua pelaku lainnya nyusul menyerahkan fotokopi KTP,” beber pria bertubuh tambun itu seraya menunjukkan tiga fotokopi KTP pelaku kepada Jawa Pos.

Menurut Lukman, warga setempat mengetahui Adam sebagai driver ojek online, Gojek. Itu terlihat dari seragam dan helm yang selalu dikenakan sehari-hari. Bahkan, satu jam sebelum aksi baku tembak di rumah kontrakan milik Agus Dwiyono yang dijadikan lokasi persembunyian, Adam sempat mendapat order untuk mengantar barang dari tetangganya bernama Hana, 26. ”Saya hendak mengirim barang ke customer saya di BSD Serpong pukul 08.00. Ternyata, yang pickup itu adalah pelaku atas nama Adam Noor Syam,” timpal Hana di lokasi penggerebekan kemarin sore.

Namun, sekitar satu jam kemudian, Hana mendapat laporan dari pelanggannya bahwa barang yang dipesannya belum sampai di tujuan. ”Setelah saya lihat di aplikasi, rupanya barang saya masih di sekitaran rumah kontrakan itu (TKP penggerebekan, Red). Lalu handphone pelaku pun tidak aktif. Beberapa saat kemudian, terdengar letusan senjata,” ungkap perempuan berkerudung itu.

123