22 Des 2016 15:24

Mendikbud: Kami Targetkan 60 Persen Sekolah Bisa UNBK

MyPassion
Naskah UN bertumpuk-tumpuk. Ilustrasi Foto: dok.JPNN

JAKARTA--Pelaksanaan ujian nasional (UN) 2017 bakal menggunakan sistem berbasis komputer dan kertas pensil.

Namun, persentasenya, UNBK (ujian nasional berbasis komputer) akan lebih besar dibanding UNKP (ujian nasional kertas pensil).

"Kami menargetkan sekitar 60 persen sekolah bisa menyelenggarakan UNBK," ujar Mendikbud dalam rapat koordinasi pelaksanaan UN dengan para kadis Pendidikan di Jakarta, Kamis (22/12).

Kemendikbud  berupaya untuk mengoptimalkan penggunaan komputer, sehingga bisa menghemat penggunaan anggaran.‎

"Saya meminta daerah untuk mencari kemungkinan penambahan komputer, sehingga tidak perlu ujian berbasis kertas. Sehingga bisa menghemat anggaran lebih banyak," tambahnya.

Kepala dinas pendidikan di daerah harus bekerja sama dengan perguruan tinggi, sehingga bisa menyelenggarakan UNBK.

Melalui pelaksanaan UNBK, lanjut dia, akan ada efek berganda yakni bisa melakukan pemetaan sarana dan prasarana. Sehingga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengetahui berapa banyak kebutuhan komputer.

"Tahun depan, penggunaan anggaran kita lebih banyak untuk infrastruktur," cetus mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu.

Sebanyak12.058 sekolah dan madrasah yang siap melaksanakan UNBK. Pelaksanaan UN 2017, juga diiringi dengan pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional atau USBN. ‎

Untuk USBN, mata pelajaran yang diujikan adalah mata pelajaran yang tidak di-UN-kan, ditambah pelajaran agama.

Muhadjir mengimbau semua pihak agar pelaksanaan UN 2017 penuh kejujuran.

"Tugas kita mengurangi dampak negatif pelaksanaan UN. Kita tahu, banyak terjadi penyimpangan pada UN. Oleh karena itu pelaksanaan UN harus diselenggarakan dengan jujur," pungkas Muhadjir.‎ (esy/jpnn)

Komentar
Kirim Komentar