21 Des 2016 08:53

Waspada Teror Truk di Jerman Terjadi di Manado

MyPassion
INSIDEN: Polisi menyelidiki truk yang menabrakkan diri ke pasar Natal di Berlin, Jerman. Foto: Reuters

MANADO- Warga Sulawesi Utara patut waspadai aksi teror truk. Khususnya Kota Manado yang sementara bersiap menyongsong Natal 2016 dan Tahun Baru 2017. Pasalnya, aktivitas warga Kota Tinutuan memadati pusat perbelanjaan tradisional. Sebut saja, Pasar Bersehati, Pasar 45 dan Karombasan. “Kejadian di Jerman  dan Prancis harus diantisipasi intelejen aparat kepolisian dan TNI. Kehadiran Polda Sulut yang sudah naik tipe A dan adanya Kodam XIII/Merdeka kiranya bisa memberikan rasa nyaman dan aman,” harap sejumlah warga Kota Manado.

Kekhawatiran warga Sulut cukup beralasan. Setelah Prancis dan Belgia, kini giliran Jerman yang menjadi target. Senin malam (19/12) sebuah truk bermuatan baja menabrak Pasar Natal Breitscheidplatz, tak jauh dari Kurfuerstendamm, distrik belanja Kota Berlin. Akibatnya, 12 orang tewas dan sekitar 48 lainnya terluka.

’’Masih ada banyak hal yang belum kita ketahui karena belum banyak bukti yang terkumpul. Tapi, berdasar apa yang kita tahu saat ini, pemerintah berasumsi bahwa ini adalah aksi teroris,’’ kata Kanselir Jerman Angela Merkel dalam jumpa pers. Kemarin (20/12) pemimpin 62 tahun itu meletakkan bunga di lokasi kejadian yang berdekatan dengan Kaiser Wilhelm Memorial Church tersebut.

Bersama Wali Kota Berlin Michael Mueller dan Menteri Dalam Negeri Thomas de Maiziere, Merkel mengheningkan cipta sebentar di Pasar Natal Berlin wilayah barat tersebut. ’’Saya rasa ini akan menjadi sesuatu yang sulit kita terima jika pelaku adalah orang yang sedang mencari suaka dan perlindungan di negara kita ini. Tapi, semua belum terkonfirmasi,” ujarnya.

Tak lama setelah teror yang langsung menerbitkan rasa takut penduduk Berlin itu, polisi membekuk seorang pria. Polisi lantas menyebut lelaki berusia 23 tahun itu sebagai tersangka. Tapi, setelah menginterogasi tersangka yang diidentifikasi sebagai Naved Baluch itu, polisi ragu pria yang sedang mencari suaka di Jerman tersebut adalah pelaku teror. Maka, polisi memperingatkan warga bahwa pelaku masih berkeliaran.

’’Tersangka membantah semua tuduhan. Informan kami juga tidak yakin bahwa pria yang kami sebut tersangka itu adalah sopir truk yang menabrak pasar Natal. Sepertinya, kami belum menangkap pelakunya,’’ terang Klaus Kandt, kepala polisi setempat. Melalui Twitter, kepolisian lantas mengimbau warga agar waspada. Sebab, pelaku teror yang bersenjata dan berbahaya itu bisa jadi masih berkeliaran.

12
Kirim Komentar