21 Des 2016 10:20

Awas! Polda Bidik Mafia Penimbun Bapok, Bisa Dipenjara 5 Tahun

MyPassion

MANADO—Bulan Desember, kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok (Bapok) jelang Natal dipastikan akan semakin meningkat. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian jajaran Polda Sulut, yang berkantor di Jalan Bethesda.

“Pelaku usaha yang menyimpan barang atau penimbunan dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp 50 miliar,” tegas Kabid Humas Polda Sulut AKBP Ibrahim Tompo.

Mantan Wadirreskrimsus Polda Maluku Utara itu menegaskan, kegiatan pemantauan terhadap bahan kebutuhan, akan diintensifkan Polda bersama jajaran, khususnya terhadap oknum-oknum yang berusaha melakukan monopoli (mafia, red). “Atau penumpukan bahan pokok, sehingga tidak tersalurkan ke pasaran atau kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Ia pun mencontohkan pelaku usaha yang sengaja melakukan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) untuk memperoleh keuntungan besar akan dikenai pidana ekonomi. “Hal itu sesuai dengan amanat Undang-undang nomor: 7/2014 tentang Perdagangan, Pasal 107,” tegas Juru Bicara Mapolda ini.(gnr)

Komentar
Kirim Komentar