19 Des 2016 10:59

Lima Hari Menanti, Bocah yang Hilang Itu Ditemukan

MyPassion
TOPANGAN: Keluarga dan kerabat bersedih ditinggal anak yang dikasihi. Foto: Indra Ketangrejo/MP

MANADOPOST-Hari ke enam pencarian bocah Muslimun Sondakh, korban yang hanyut di sungai Desa Lolak Tombolango, tepatnya pukul.16.15 Wita, Minggu (18/12) kemarin membuahkan hasil. Alhirnya korban berhasil ditemukan, namun sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Tak peduli, Aprianto Sondakh (27) dengan jasad membusuk dan bau menyengat dari tubuh anak sulungnya itu. Saat melihat jasad Muslimun ia langsung memeluk anaknya yang sudah tak bernyawa lagi.

Di tepi Sungai Lolak, sekira seratus meter dari hilir, Aprianto mengangkat Muslimun dari pinggir sungai yang berkedalaman hingga pinggang orang dewasa, tepat di mana ia ditemukan.

Diketahui, setelah hilang sejak Selasa pekan lalu, Muslimun berhasil ditemukan oleh Kepala Dusun IV, Desa Lolak Tombolango, Sardi Mamonto.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, penemuan tersebut, berawal saat Sardi hendak memancing di sungai tersebut. Ya, saat mata mengarah dekat batang kelapa yang melintang di sungai, dirinya melihat tangan. Sardi pun langsung mengecek tangan tersebut, ternyata itu jasad seorang anak. Dirinya ikut melaporkan hal ini ke masyarakat, yang langsung meneruskan infomasi ke Babinsa.

Mendengar informasi tersebut, Aprianto dan istrinya Resmawati (24) serta keluarga langsung  bergegas ke tempat penemuan. Aprianto dibantu kakek Muslimun, mengangkat jasad itu hingga ke rumah duka.

Tangis Resmawati setelah lima hari penantian, Muslimun akhirnya ketemu. Ia dan suami bersyukur, meski sudah meninggal, Muslimun masih ditemukan. Keduanya terlihat bergantian memeluk dan mengelus jasad Muslimun.

Sekira pukul 18.20 Wita, Muslimun langsung dikebumikan, usai keluarga mengafaninya. Mengingat jasad yang sudah bau.

Aprianto dan kakek Muslimun yang mengangkat dari sungai, keduanya pula yang membawanya hingga liang lahat. Hanya beralas sebuah tikar.

Sejak hari pertama Muslimun dikabarkan hilang, warga bersama tim penyelamat dari BPBD Bolmong, Basarnas  dan polisi melakukan pencarian.

Tim menyisir Sungai Lolak, hingga mencari anak ini di laut. Usaha ini tak membuahkan hasil, hingga Sardi Mamonto menemukan Muslimun, sore kemarin.

Kepala BPBD Bolmong Channy Wayong mengucapkan banyak terima kasih. "Atas nama pemerintah diucapkan terima kasih kepada seluruh personil dan warga masyarakat yang terlibat dalam proses operasi SAR sejak hari pertama sampai dengan hari ke enam," singkatnya.(tr-20/har)

Berita Terkait
Kirim Komentar